SELATPANJANG, GORIAU.COM - Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Zahwani Pandra Arsyad SH MSi melakukan evaluasi atas kinerja anggota dan jajarannya. Mantan abang Jakarta tahun 1991 itu mengakui bahwa pelayanan penjagaan masih lemah padahal penjagaan Mapolres menjadi citra kepolisian ke tengah masyarakat yang membutuhkan pelayanan prima.

"Memang masih sangat lemah. Makanya kita akan terus melakukan pembenahan," kata Kapolres Meranti, Pandra, Senin (17/2014).

Kata Pandra lagi kelemahaan yang sangat jelas adalah dalam menyampaikan tutur bahasa. Bukan hanya disaat siang hari, tapi juga malam hari. Seharusnya sebut Pandrta, sebagai polisi yang bertugas memberikan pelayanan prima bagi masyarakat dituntut harus mampu menyampaikan bahasa yang yang baik.

"Jangan malah membuat masyarakat enggan untuk berkoordinasi dan berkomunikasi dengan kepolisian," tambah Pandra lagi.

Lebih jauh ia meminta agar pelayanan prima dapat tercipta di penjagaan Mapolres Kepulauan Meranti saja. Tapi juga di seluruh Polsek di wilayah hukum Kepulauan Meranti.

Dari pantauan wartawan di Mapolres Kepulauan Meranti, Senin (17/2) bahwa memang di penjagaan masih sangat lemah. Bahkan bentakan tak jarang di ucapkan pos penjagaan yang bertugas kemarin. Tutur bahasa yang disampaikan kerap membuat masyarakat yang akan berurusan di Mapolres jadi enggan.

"Makanya kita akan coba terus melakukan evaluasi dengan SDM yang masih sangat minim ini. Mudah-mudahan akan terus berubah dalam rangka pemaksimalan pelayanan kepada seluruh pihak yang datang ke Mapolres," sebutnya.***