PEKANBARU - Persatuan Panahan Seluruh Indonesia (Perpani) Riau, hari ini mulai melaksanakan latihan perdana bagi 10 atlet yang lolos ke Pekan Olahraga Nasional (PON) Jabar. Tak ingin terlena dengan anggaran yang tidak memadai, mereka tetap semangat dan fokus mempersiapkan diri.

Kepala Pelatih Perpani Riau Muslim kepada GoRiau.com mengatakan, bahwa dirinya akan menerima apapun keputusan dari KONI Riau, terkait anggaran dana yang tipis. "Kalau orangtua kita tidak mampu memberikan roti dan hanya mampu memberi singkong rebus ya kita harus terima," ungkapnya, Selasa (05/01/2016).

Menurutnya saat ini pihaknya tidaklah tepat ikut-ikutan membahas soal dana PON tersebut. Baginya saat ini fokus memberikan latihan dan tetap pada rencana awal supaya Panahan Riau bisa memberikan yang terbaik.

"Pesaing di PON kali ini cukup berat, Jawa Timur saat ini sedang berada dipuncak, sebagai tuan rumah Jawa Barat juga pasti tidak mau kalah dengan kita, ya minimal tidak bisa menempati posisi pertama, kita bisa diperingkat ketiga saja sudah syukur alhamdulillah. Jadi pada intinya soal keungan kita serahkan ke KONI dan instansi terkait," tambahnya.

Diakui Muslim, memang saat ini pihaknya belum menerima kepastian pasti, namun dirinya yakin 10 atlet yang lolos bisa berangkat ke PON Jawa Barat. "Insya allah kami tetap optimis kita bisa berangkat, mohon doanya saja dari masyarakat Riau. Karena kalau kita bicara atlet PON sebenarnya bukan hanya tanggung jawab pelatih maupun KONI saja, tapi sudah menyangkut masyarakat Riau, karena memang membawa bendera Riau dikancah Nasional," pungkasnya. ***