
BENGKALIS, GORIAU.COM - Kendati sudah ada beberapa warung internet (warnet) yang dirazia Satpol PP bersama Kepolisian karena buka melewati batas yang ditetapkan (sampai subuh), tetap masih ada saja yang membandel.
''Tadi pagi saya didatangi ibu-ibu, dia mengeluhkan anaknya main di warnet sampai pagi. Ibu tersebut juga kesal, mengapa masih ada warnet yang tetap buka sampai subuh, padahal sudah diingatkan dan diberi batas sampai pukul 22.00 WIB,'' ujar tokoh masyarakat Bengkalis, H Efendi Buntat, Jumat (21/3/2014).
Apa yang merisaukan para ibu dan tokoh masyarakat tersebut, bukan hanya soal anak-anak sekolah yang main internet atau keluyuran sampai dini hari. Tapi sebagian anak-anak yang keranjingan bermain game dan dikawatirkan juga membuka situs-situs yang tidak layak ditonton oleh anak-anak sekolah.
''Saya kurang tau apakah di internet itu ada game yang berbau judi, tapi kabarnya memang seperti itu. Selain persoalan judi, kita juga kawatir anak-anak ini membuka situs-situs dewasa yang belum layak mereka lihat,'' terang Buntat.
Aparat kepolisian atau Satpo PP harus tegas, jika perlu cabut izin usaha warnet yang bandel seperti itu. Tidak cukup hanya sebatas peringatan atau imbauan, tutup saja kalau memang terbukti mereka membandel.
Ditanya lokasi warnet yang tetap buka sampai pagi hari, kata Buntat sesuai yang disampaikan ibu-ibu tersebut, lokasi warnet tersebut berada di Jalan Tandun, Kelurahan Damon.
''Warnetnya apa atau persisnya di mana saya kurang tahu. Yang pasti ini bisa menjadi informasi awal bag aparat atau Satpol PP untuk melakukan tindakan lebih lanjut,'' sebutnya.(jfk)