
BAGANSIAPIAPI - Sebanyak 15 ekor hewan ternak diantaranya kambing dan biri biri milik Bizar (64) hilang tak berbekas. Penasaran karena tidak mungkin Harimau memangsa sebanyak itu. Setelah lelah mencari kesana kemari, akhirnya Bizar melaporkan kehilangan ternaknya ke Mapolsek Pujud, Senin (21/11/2106) kemarin.
Tidak menunggu lama, aparat kepolisian langsung bergerak cepat. Mereka menebar intel ke setiap sudut kampung untuk melakukan penyelidikan terhadap orang yang mereka curigai yang telah mencuri ternak milik Bizar yang harganya mencapai Rp35 juta.
Kecurigaan Polisi mengarah kepada seorang warga bernama Samsuddin. Ada beberapa petunjuk yang dimiliki Polisi yang menguatkan bahwa Samsuddin adalah pelakunya. Aparat pun melakukan pengepungan di rumah kediaman Samsudin di Jalan Imam desa Bagan Batu Kecamatan Bagan Sinembah.
Hingga tepat pada pukul 09.00 WIB, Rabu (23/11/2106), akhirnya Samsuddin dibekuk Polisi tanpa melakukan perlawanan.
Dihadapan Polisi, Samsuddin mengakui kesalahannya. Dia juga membongkar bahwa dia tidak bekerja sendiri untuk menggotong ternak tersebut kedalam sebuah mobil. Tak tanggung tanggung, mereka menggunakan mobil Fortuner untuk mengangkut hasil curiannya.
Ketiga temannya adalah Hasan Sinaga, Miskun dan Sutaji yang kini berstatus DPO. Selain Samsudin, polisi juga menyita barang bukti berupan 6 ekor kambing, 2 ekor biri biri, 5 untai tali nilon dan 1 unit mobil fortuner BM 1000 PH warna silver.
Menurut keterangan Kapolres Rokan Hilir, AKBP Henry Posma Lubis, SIK melalui Paur Humas Polres, Aiptu Pangeran Cherry, pihak kepolisian juga menahan Riadi di Menggala Desa Tanah Putih Sedinginan.
Kemungkinan besar, Riadi adalah pembeli dari ternak hasil curian tersebut. Karena dari hasil penangkapan tersebut, polisi menyita 1 lembar kwitansi pembelian hewan dan 6 ekor kambing serta 2 ekor biri biri dari tangannya.
"Tersangka kita bawa ke Polsek Pujud untuk kepentingan penyidikan," kata Yusran. ***