
JAKARTA, GORIAU.COM - Sejumlah kolega Gubernur Riau H. Annas Maamun, sejak Senin (6/10/2014) pagi sudah antri menunggu giliran menjenguk orang nomor satu di Riau itu di ruang tunggu, Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta. Inilah hari pertama para tamu dibolehkan mengunjungi Annas sejak ditangkap KPK, Kamis (25/9/2014) lalu.
Hasil pantauan sumber GoRiau.com di Gedung KPK, Senin (6/10/2014), para kolega dan keluarga yang ingin berkunjung antara lain Bupati Rokan Hilir Suyatno dan Wakil Bupati yang juga anak Annas, Erianda, Ketua Harian dan Sekretaris DPD Partai Golkar Riau Ruspan Aman dan Syahruddin, Asisten II Setda Riau Wan Amir Firdaus, mantan Wagub Riau Mambang Mit, Syahril Abubakar, Tabrani Maamun, Yusmar Yusuf dan lain-lain. Tidak terlihat Wakil Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman.
Kolega antri mengunjungi Gubri Annas Maamun.Para tamu tersebut harus mendaftarkan diri lewat pengacara Annas Maamun, Hj. Evanora, SH, MH. ''Pengacara Evanora dan Kepala Badan Penghubung Burhanuddin sedang menyeleksi mereka yang akan berkunjung,'' kata sumber GoRiau.com. Mereka yang direkomendasikan pengacara inilah yang boleh masuk menjenguk Annas.
Seperti diketahui Gubri Annas Maamun diciduk KPK bersama pengusaha Gulat Manurung dalam kasus gratifikasi alih fungsi lahan. Sembilan orang sempat ditahan termasuk istri Annas, namun hanya Annas dan Gulat yang dijadikan tersangka. Sejak ditangkap Kamis (25/9/2014) pukul 17.30 WIB lalu, belum ada yang boleh mengunjungi Annas. KPK melarang dikunjungi selama sepekan, kecuali pengacaranya Evanora.
Padahal, Senin pekan lalu sudah ramai pejabat Riau dan kolega Gubri yang ingin berkunjung. Namun mereka gagal menjenguk orangtua tersebut karena tidak dapat izin. ''Hari ini sudah boleh berkunjung namun dalam jumlah terbatas dan jamnya juga dibatasi,'' kata si sumber. (jwr)