TELUKKUANTAN - Masyarakat Kenegerian Kopah, Kecamatan Benai, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau pagi ini masih memblokir akses PT Duta Palma Nusantara (DPN). Tidak satu pun angkutan PT DPN yang diperbolehkan lewat di ruas Jalan Benai - Kukok itu.

"Pagi ini, kami masih menutup jalan untuk PT DPN, angkutan tak boleh lewat. Bahkan, karyawan perusahaan itu pun tak kami izinkan lewat," ujar salah seorang warga yang tak ingin disebutkan namanya kepada GoRiau.com, Kamis (14/10/2021) pagi.

Aksi memblokir jalan sudah dilakukan sejak sore kemaren. Hal ini dilakukan masyarakat sebagai bentuk kekecewaan terhadap anak perusahaan Darmex Agro itu. Sebab, perusahaan membangun parit gajah dan memutus akses masyarakat ke lahannya.

"Kemaren kami buka jalan secara bergotong royong. Tahu-tahu, pihak perusahaan kembali membongkar jalan itu. Kami tidak terima dan kembali menimbun parit gajah sebagai jalan ke kebun kami. Pulang dari situ, kami langsung memblokade jalan ini," papar warga tersebut.

Dikatakannya, PT DPN membangun parit gajah di areal yang merek anggap sebagai HGU-nya. Sementara, dalam kawasan itu banyak kebun masyarakat yang sudah dimiliki sebelum Indonesia merdeka.

"Ini kebun kami, kebun yang sudah kami miliki sejak nenek moyang, jauh sebelum Indonesia merdeka. Sekarang, kami tidak ke kebun, karena parit gajah yang dibangun perusahaan itu," tutur pria jangkung ini.

Masyarakat Kenegerian Kopah memblokir jalan khusus untuk PT DPN. Sedangkan untuk angkutan perusahaan lain, seperti PT. RAPP tetap bisa lewat.***