
DURI - Lagi-lagi Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kabupaten Bengkalis, tercoreng oleh ulah oknum yang mengaku-ngaku tim sukses (timses) dari salah satu pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati. Dimana salah satu oknum timses itu membagi-bagikan kalender dan juga baju beberapa jam jelang pencoblosan, Selasa (8/12/2015) sekitar pukul 10.00 WIB di Desa Boncah Mahang, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau.
Pantauan GoRiau.com, kedua orang oknum timses itu dilaporkan sekitar pukul 12.30 WIB dan langsung digelandang ke Kantor Sekretariat Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Mandau di Jalan Rambutan. Kedua oknum timses itu pun langsung mendapatkan interogasi oleh Komisioner Bawaslu Provinsi Riau, Rusidi Rusdan didampingi Ketua Panwaslu Kabupaten Bengkalis, Mendra.
"Temuan warga ini, berupa bahan kampanye, yaitu kalender dan baju," ujar Mendra kepada GoRiau.com. "Dia (oknum timses, red) ini melakukan kampanye disaat bukan lagi masa kampanye," ulasnya.
Mendra pun berharap proses kedua oknum timses ini, bisa selesai hari ini. Karena masa tenang, seharusnya tidak ada kampanye atau membagi-bagikan barang dalam bentuk apapun, juga uang. "Ini baru dugaan. Tapi nomor paslonnya jangan ditulisnya," katanya.
Ia pun menghimbau kepada masyarakat di Kabupaten Bengkalis, hati-hati dalam menerima pemberian paslon dalam Pemilukada Bengkalis. "Karena pemberi dan penerima memiliki resiko yang sama," tutup Mendra menjelaskan dengan singkat.***