
PEKANBARU - Upaya kepolisian dalam memberantas narkoba tidak hanya dilakukan dengan penindakan saja, namun juga dengan memasang beragam himbauan diberbagai tempat keramaian, sebagai bentuk sosialisasi terkait bahaya barang haram tersebut.
Namun, hal ini tetap saja mendapat tanggapan dan respon kurang baik oleh sebagian orang. Salahsatu contoh tidak baik, yakni dugaan pencopotan spanduk himbauan polisi di Kota Pekanbaru, Riau, persisnya terpasang di persimpangan Telkom jalan Hangtuah-Sudirman pekanbaru.
Spanduk himbauan narkoba yang dipasang oleh Penmas Polda Riau pada Rabu (30/3/2016) lalu ini malah dicopot oleh orang yang tak bertanggung jawab. Spanduk tersebut ditemukan di dalam selokan, Jumat (1/4/2016) siang, tak jauh dari posisi pemasangan.
"Tadi sedang lari pagi dengan rekan lainnya, pas dilihat spanduknya sudah tidak ada, karena kebetulan kami ikut pasang jadi ingat lokasinya. Pas di cari ketemunya di selokan," ujar anggota PID Bid Humas Polda Riau, Brigadir Vicky Rizky kepada GoRiau.com, Jumat siang.
Jika dilihat dari kondisi spanduk ini, sambungnya, kuat dugaan dirusak oleh orang tak bertanggung jawab (OTK). "Ada sobekan (spanduk, red). Kita sudah dokumentasikan dan sudah kita bawa ke Bid Humas Polda Riau," ungkap Vicky.
Terkait ini, Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo mengaku akan menyelidiki terkait dugaan pengrusakan spanduk tersebut. "Ini kan kemanusiaan oleh kepolisian. Kita duga ada pihak yang tidak senang. Kita sudah laporkan ini ke Mapolsek, supaya diselidiki," tegasnya.
Adapun Polda Riau dan seluruh jajaran Polres dan Polsek se-Riau, gencar dengan perang melawan narkoba. Bersih-bersih narkoba itu tidak hanya dilakukan dengan penindakan saja, melainkan dengan himbauan dan sosialisasi, berupa spanduk, stiker dan banner berisi himbauan supaya menjauhi narkotika. ***