KAMPAR, GORIAU.COM - Ada yang senang dan ada yang tidak dengan kedatangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Kabupaten Kampar, Riau, Jumat (9/10/2015). Salah satunya ketika orang nomor satu di Indonesia tersebut hendak melaksanakan Salat di Masjid Islamic Center Bangkinang.


Dimana seluruh jamaah masjid harus diperiksa dan wajib melewati alat pemindai tubuh. Sontak, kebijakan ini mendapat respon negatif dari para tokoh masyarakat dan warga yang hendak menunaikan salat.


"Masa' masuk masjid saja harus diperiksa, kami ingin menunaikan salat," kata salah seorang tokoh masyarakat di Kampar.


Alat pemindai tubuh tersebut diletakkan di depan salah satu pintu masjid, dan setiap jamaah wajib masuk melalui pemindai tersebut.


Meski ini sudah menjadi protap oleh tim pengamanan Presiden, namun tetap saja tidak bisa diterima oleh masyarakat. Bahkan ada yang langsung menyampaikan protes kepada Paspampres.


Selain itu, pantauan di sisi, terlihat ratusan personil TNI-Polri berjaga-jaga. Seperti di sekitar areal masjid, dan beberapa titik lainnya.


Presiden Jokowi beserta ibu negara datang di Kuok, Kampar, Riau pada Jumat (9/10/2015) sekitar pukul 10.30 WIB. Presiden beserta rombongan menempuh jalan darat dari Sumatera Barat.


Di Kampar, Presiden dijadwalkan melaksanakan beberapa kegiatan. Seperti membagikan Kartu Indonesia Sehat, melihat bekas lahan terbakar di Rimbo Panjang dan beberapa kegiatan lainnya.***