PEKANBARU - Keributan mendadak memecah arus lalu lintas di kawasan Gerbang Tol Muara Fajar, Pekanbaru pada Sabtu (12/9/2026) sore. Sekelompok orang yang mengaku dari pihak leasing berusaha menarik paksa sebuah kendaraan, memicu ketegangan yang sempat mengganggu laju pengguna jalan bebas hambatan lainnya.

Insiden yang bergulir sekitar pukul 17.50 WIB tersebut menimpa pengemudi berinisial TM (35). Di tengah perjalanan, mobil Toyota Daihatsu Sigra bernomor polisi BM 1656 AB yang ia kendarai tiba-tiba dicegat oleh sekelompok oknum. Beruntung, riak ketegangan ini segera terpantau oleh petugas Senkom Tol Permai yang langsung meneruskan laporan darurat ke Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Riau.

Tidak butuh waktu lama, Aiptu Jansen Sihombing bersama Aipda Ismet dan Bripda Ihcsan meluncur membelah jalan menuju titik lokasi. Mengutamakan keselamatan warga dan kelancaran jalan tol, para petugas dengan cepat mengevakuasi TM dari kepungan oknum leasing. Pengemudi tersebut kemudian dibawa menuju Polsek Rumbai untuk mendapatkan perlindungan penuh.

Sinergi Pengamanan Jalan Tol

Kasat PJR Ditlantas Polda Riau, AKBP Eko Baskara membenarkan langkah pengamanan yang dilakukan jajarannya. Tindakan terukur tersebut diambil demi memastikan ketertiban kawasan vital tidak terganggu. "Setelah menerima informasi, personel langsung mendatangi lokasi untuk mengamankan situasi dan memberikan perlindungan kepada masyarakat," urainya.

Langkah sigap personel di lapangan ini mendapat apresiasi dari Dirlantas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika. Ia memandang kehadiran aparat harus bisa dirasakan langsung wujudnya saat masyarakat menghadapi situasi terdesak di jalan raya.

"Kehadiran polisi harus mampu memberikan rasa aman dan perlindungan kepada masyarakat, khususnya ketika terjadi situasi yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan maupun menghambat arus lalu lintas," paparnya.

Sebagai langkah antisipasi, Jeki memastikan jalinan komunikasi dengan Senkom Tol akan terus diperkuat sebagai sistem deteksi dini berlapis. Ia juga meminta masyarakat untuk tidak ragu melapor apabila menghadapi ancaman atau intimidasi di perjalanan. Saat ini, pengusutan lebih jauh mengenai keributan di gerbang tol tersebut telah diserahkan sepenuhnya ke penyidik Polsek Rumbai. ***