JAKARTA - Istri calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno, Nur Asia Uno menghadiri acara Munajat untuk Indonesia Menang di Masjid Jami At Taqwa, Jalan Sriwijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Nur Asia tiba di lokasi acara pada Kamis, 11 April 2019, pukul 16.00 WIB. Acara Munajat untuk Indonesia Menang diawali dengan sholat Ashar berjamaah, lalu dilanjutkan pembacaan surat Yasin dan tahlil bersama anak yatim, serta tausyiah oleh Ustad Bachtiar Nasir dan Ustad Sambo.

Dalam tausyiahnya, Bachtiar Nasir mengatakan tanda-tanda alam kemenangan rakyat Indonesia tampak sudah di pelupuk mata. Karenanya, ia mengimbau masyarakat untuk tetap sabar dan terus mendekatkan diri kepada Allah.

"Tanda-tanda mereka yang sedang takut dan panik, kelihatannya sudah semakin kalang kabut. Terakhir kita dengar kasus yang di Mayasia, saya dapat telefon langsung dari sana. Ini isyarat kauniyah bahwa yang sedang ketakutan makin tambah panik," kata Bachtiar.

Ads
Bachtiar membeberkan tanda-tanda lainnya. Ia menyebut sejumlah kasus korupsi yang menyeret orang-orang di lingkaran presiden Joko Widodo (Jokowi) juga sebagai tanda.

Di antaranya kasus suap jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama yang menyeret Ketua Umum PPP M Romahurmuziy, suap pengangkutan pupuk yang menyeret politikus Golkar Bowo Sidik Pangarso. Diduga uang hasil suap akan digunakan untuk serangan fajar saat pemilu.

"Orang panik biasanya smashnya nyangkut di net. OTT jual beli jabatan, net pertama. OTT amplop gambar jempol, net kedua. Disebut uang dalam amplop dari seorang menteri, net ketiga. Persitiwa di Malaysia, net keempat," ucap Bachtiar.

"Ini semua perbuatan manusia atau kehendak Allah?" imbuh Bachtiar.

Di akhir tausyiahnya, Bachtiar berdoa agar Indonsia ke depan menjadi negara bangsa yang makmur serta dipimpin oleh pemimpin yang adil.

"Serta jadikanlah Indonesia sebagai bangsa yang bermanfaat bagi bangsa-bangsa lain ya Allah," ucap Bachtiar diamini para hadirin.***