PEKANBARU - Agenda Tahunan Lions Club' Indonesia Multi Distrik (MD) 307, yang diselenggarakan Kamis, (2/5/2019) di Hotel Novotel Pekanbaru, penuh dengan nuansa Melayu. Dalam acara ini, para peserta terlihat mengenakan kebaya bagi perempuan dan baju khas Melayu atau batik bagi laki - laki.

Selian itu, organisasi sosial ini juga membuka acara dengan pertunjukan pencak silat dan tari - tarian dari daerah tempatnya menyelenggarakan acara ini, yakni Pekanbaru, Riau. Acara konvensi ini diagendakan berlangsung selama tanggal 2 hingga 4 Mei 2019.

Konvensi tahunan ke-43 Lions Club ini diikuti oleh 765 peserta, dari 157 clubs yang tersebar di seluruh Indonesia. 157 Club ini terbagi dalam 4 distrik yang dinamakan Multi Distrik (MD).

Ketua Umum Panitia Konvensi Tahunan Lions Club Indonesia MD 307 menyebutkan, selain peserta dari 30 provinsi di Nusantara, juga hadir 3 (tiga) tamu Lions Clubs Internasional. Diantaranya Datuk K Nagaratnam dari Malaysia, Jeff Arnet sebagai Regional Development Manager Constitutional Areas 67 dari Chicago, Amerika Serikat dan Ellis Suriyati Omar dari Malaysia.

Ads
Ketua Dewan Gubernur Lions Club Indonesia MD-307, CC Litawaty Widjaja menjelaskan alasan Kota Pekanbaru terpilih sebagai tuan rumah. Yakni karena Kota Pekanbaru merupakan ibukota dan kota terbesar di Provinsi Riau.

''Kota ini juga merupakan salah satu sentral ekonomi terbesar di bagian Timur Sumatera. Termasuk juga kota dengan tingkat pertumbuhan ekonomi, migrasi dan urbanisasi tertinggi di Indonesia,'' terangnya.

Ia juga menuturkan, agenda ini merupakan ajang bertemu dan bersilaturahmi serta menjalin persahabatan. Yang lebih penting, even ini juga menjadi agenda tahunnya yang di dalamnya terdapat 'Pesta Demokrasi' untuk memilih pemimpin - pemimpinnya. 

"Anggota Lions Club dapat menyalurkan hak bicara dan hak suaranya, menyetujui atau menolak mosi - mosi yang diajukan dalam persidangan konvensi tingkat Distrik maupun Multi Distrik," urainya. ***