SELATPANJANG - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Kepulauan Meranti dapat bantuan 50 unit mesin tempel berkapasitas 15 PK dari Kementerian Kelautan dan Perikanan. Rencananya mesin ini akan diserahkan ke nelayan tangkap kantong statis (pengerih) yang tak punya pompong.

Demikian disampaikan Kepala DKP Kepulauan Meranti Drs Askandar, ketika ditemui GoRiau di ruang paripurna DPRD Jalan Terpadu Dorak Selatpanjang, Kamis (11/8/2016).

"Untuk sementara ini kita dapat bantuan 50 unit mesin tempel 15 PK merek Suzuki dari KKP. Itu tinggal melengkapi administrasinya dan akan segera diserahkan," ujar Askandar.

Dikatakannya lagi, mesin tersebut rencananya akan diserahkan kepada nelayan gumbang dan alat tangkap kantong statis (pengerih). Namun, tak semuanya berhak menerima, ini hanya diperuntukkan bagi nelayan yang masih menggunakan sampan (tanpa mesin).

"Seharusnya ini untuk di wilayah Sekaya Maritim, namun di sana tak ada sampan. Saya sudah kirim surat ke Kementerian, untuk menyampaikan bahwa mesin ini dibagikan ke nelayan tradisional yang belum punya pompong," ujar Askandar lagi.

Kata Askandar juga, satu mesin ini untuk 5 nelayan. Mesin tempel tersebut bisa dimanfaatkan nelayan menggunakan sampan saat ke laut. "Mereka bisa bertunda nantinya saat melaut," tambahnya lagi.

Selain 50 unit mesin tempel 15 PK, DKP juga dapat bantuan 80 kotak rawai. Dimana, satu kotak rawai berisikan 2.000 mata pancing. Kemudian, juga ada bantuan 6 karung jaring milenium. "Insyallah September 2016 semua itu sudah dibagikan ke nelayan," kata Askandar. ***