SELATPANJANG, GORIAU.COM - Ketua Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen (YLKP) Kabupaten Kepulauan Meranti, Mulyo SE, mengimbau agar pembagian beras miskin (raskin) harus sesuai aturan. Ia juga meminta agar raskin tidak dipolitisir.


Kata Mulyono, disaat sekarang ini, dimana sedang masuk tahapan Pilkada, tentu ada-ada saja yang bisa dipolitisir oleh oknum-oknum tidak bertanggungjawab. Tidak menutup kemungkinan penyaluran raskin dari Bulog pun akan dimanfaatkan.
"Kita imbau agar pembagian raskin itu sesuai aturan," ujar Mulyono.
Kata Mulyono lagi, mereka mengajak pihak terkait untuk senantiasa mengawasi penyaluran raskin ke masyarakat. Hal itu guna mengantisipasi agar tidak ada terjadinya penyimpangan dalam penyaluran.
"Bisa saja oknum tertentu membeli raskin itu. Kemudian membagikan ke masyarakat, seolah-olah mereka adalah pahlawan. Kalau ingin melakukan hal demikian, beli lah beras dari toko lalu bagikan ke masyarakat," kata Mulyono pula.
Pernyataan Mulyono ini bukan tanpa alasan. Sebab, belakangan ini mulai beredar kabar yang dimaksud. Dimana, akan ada oknum-oknum yang memborong raskin lalu membagikan ke masyarakat. Dengan maksud, masyarakat yang sudah dibantu, harus membantu memenangkan salah satu pasangan di Pilkada Kepulauan Meranti 9 Desember 2015.
Hal itu pernah pula diungkapkan Ketua Panwas Kecamatan Tebingtinggi Barat, Rudi Kurniawan SPd. "Info yang beredar seperti itu. Tapi, sama-sama lah kita awasi agar hal tersebut tidak terjadi," kata Rudi.(zal)