SELATPANJANG - Pemandangan tak biasanya terlihat di Desa Alai, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kepulauan Meranti, Riau, Minggu (20/8/2017). Saat merayakan HUT ke-72 RI, ada perempuan memanjat batang pinang.

Pemandangan langka itu terjadi di Desa Alai ketika panitia pelaksana mengadakan sejumlah permainan rakyat, Minggu siang. Boleh dikatakan belum pernah ada perempuan di Desa Alai memanjat batang pinang saat perayaan HUT RI sebelum ini.

Semula permainan panjat pinang berjalan seperti biasanya, tanpa ada pemandangan aneh. 5 batang pinang dengan berbagai hadiah telah disiapkan dan ditegak panitia pelaksana.

Puluhan laki-laki pun bersiap-siap untuk memanjat. Beberapa kelompok pemanjat terlihat berdiskusi agar ketika berada di atas, hadiah apa saja yang akan diambil.

Tapi, saat itu kelompok laki-laki hanya bersiap-siap di 4 batang pinang saja. Sedangkan satu batang pinang lainnya malah dipenuhi kaum hawa. Mereka pun terlihat berdiskusi.

Rupanya, satu batang pinang lainnya memang disiapkan panitia pelaksana untuk dipanjat perempuan. Batang pinang khusus perempuan ini memang agak rendah dibandingkan dengan batang pinang khusus dipanjat laki-laki.

Ketua panitia pelaksana Taufik mengaku sengaja membuat permainan panjat pinang untuk perempuan. Mereka bertekad memberikan hiburan tak lazimnya dalam rangka memeriahkan perayaan HUT ke-72 RI.

"Sebelum melaksanakan, kita sudah berdiskusi dengan beberapa perempuan. Ternyata mereka setuju dan mau memanjat pinang," kata Taufik.

"Untuk memperkecil resiko, kita siapkan batang pinang agak rendah khusus perempuan ini," tambah Taufik.

Selama permainan, aksi perempuan berupaya mencapai puncak mampu mengocok perut penonton. Jerit tawa menggelegar di lokasi panjat pinang.

Sementara tim pemanjat terlihat sangat serius. Meski sesekali mereka juga ikut tertawa karena tingkah lucu pemanjat lainnya. Tak lama setelah acara di mulai, sudah ada yang berhasil naik ke atas dan mengambil hadiah sesuai dengan jumlah tim pemanjat. ***