BENGKALIS, GORIAU.COM - Polres Bengkalis berhasil menangkap jaringan pengedar narkoba internasional asal Malaysia, yang diduga sudah sering beroperasi di Bengkalis bekerjasama dengan warga Jangkang, Kecamatan Bengkalis.

Polisi mengendus ada modus operasi baru yang dilakukan para tersangka, dimana 3 warga negara Malaysia itu berpura-pura jadi nelayan untuk mengelabui petugas.

Di samping itu, wajah ketiga warga Malaysia bernama Mohd Nizam bin Mustaffa, Abdul Rahim bin Abdul Rahman dan Mohammad Azizee bin Abd Hamid ini juga mirip dengan seperti warga Bengkalis. Sehingga secara kasat mata sulit bagi petugas untuk membedakan kalau mereka adalah warga negara jiran Malaysia.

''Saya kira ini modus operasi baru yang dilakukan jaringan internasional ini. Di speed boat mereka lengkap peralatan nelayan seperti jaring, peti es dan perlengkapan lain. Dugaan kita, ini cara mereka untuk mengelabui kita. Apalagi wajah mereka nyaris tidak ada bedanya dengan warga kita, sehingga ketika mereka menyamar sebagai nelayan tentu sulit bagi kita untuk membedakannya,'' ujar Kasat Narkoba Polres Bengkalis, AKP Willy Kartamanah ketika memberikan keterangan pers kepada wartawan di Mapolres, Senin (10/2).

Ketiga tersangka ditangkap  di salah satu rumah warga Desa Deluk, Kecamatan Bantan, Jumat (7/2) sekitar pukul 14.00 WIB. Selain ketiga warga Malaysia itu, turut diamankan warga Desa Jangkang, ML alias Imul yang diduga merupakan ikut menjadi bagian jaringan tersebut.(jfk)