PANGKALANKERINCI, GORIAU.COM - Minimnya fasilitas menjadi kendala utama bagi pengembangan wisata Bono di Kelurahan Teluk Meranti, Kecamatan Teluk Meranti. Untuk itu, Pemda Pelalawan diminta lebih serius dalam mengembangkan potensi alam wisata Bono.

"Fasilitas yang ada sangat minim. Contohnya saja seperti speedboat atau jetski yang tidak tersedia dan siaga di lokasi wisata Bono," terang Ketua Bono River Community (BRC), Hendrizal, Rabu (29/10/2014).

Disampaikannya, Pemkab Pelalawan diminta untuk tidak setengah hati dalam mempromosikan wisata Bono yang sudah dikenal oleh para surfer mancanegara.

"Speedboat milik Disbudparpora Pelalawan malah parkir di Pangkalan Kerinci. Akibatnya setiap ada kegiatan ataupun tamu yang datang, kita bolak balik menjemputnya," ungkapnya.

Selain itu, lanjut Hendrizal, wisata Bono yang sudah go Internasional tidak memiliki speedboat yang siaga ditempat.

"Bagaimana bisa mengantarkan para tamu atau memandu para surfer untuk sampai ketitik-titik gelombang Bono. Termasuk juga minimnya papan selancar yang tersedia," bebernya.

Hendrizal menambahkan, tidak hanya itu, pembangunan jalan menuju Teluk Meranti dan pengembangan area kawasan wisata Bono yang belum juga dimulai hingga sekarang.

"Kita berharap promosi dan pengembangan wisata Bono lebih serius. Ini kebanggaan Pelalawan di tingkat Nasional maupun Internasional," tandasnya.(***)