PASIR PANGARAIAN, GORIAU.COM - Meski Datfar Pemiliha Tetap (DPT) lima desa di Kecamatan Kunto Darussalam dan Pagaran Tapah Darussalam, namun Polres Rohul tetap melakukan pemantauan, jika terjadi bentrok.
''Tapi untuk pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS), karena DPTnya masuk Kampar, maka dilakukan Polres Kampar,'' sebut Kapolres Rohul AKBP H. Onny Trimurti Nugroho, SE, SIK, MH di Pasir Pangaraian, Kamis (6/2/2014).
Jika nanti terjadi bentrok, maka Polres Rohul sudah disiagakan untuk pengamanan TPS di lima desa itu, Kapolres berharap dan mengingatkan warga di sekitar lima desa jangan bertindak melanggar hukum sebab resikonya itu ditanggung sendiri.
Terang Onny, pola pengamanan TPS Pileg 2014, yakni 2 polisi, 8 TPS dan 16 Petugas PPS (Aman), Kemudian 2 : 7 : 14 (Aman), serta 2 : 4 : 8 (Rawan 1), 2 : 3 : 6 , (Rawan 1) dan terakhir 2 : 1 : 4. (Rawan 2)
Di tempat terpisah Sekretaris KPUD Rohul Sariaman mengatakan, sebanyak 19 TPS di lima desa Batas Kampar-Rohul yakni, di Kunto Darussalam Desa Tanah Datar, Intan Jaya dan Intan Makmur, sedangkan di Kecamatan Pagaran Tapah Darussalam Desa imba Jaya dan Rimba Makmur
''Untuk sementara DPTnya, masuk Kampar, namun Pemkab Rohul masih memperjuangkan Pileg dan Pilpres 2014 ini masuk Ke Rohul,'' pungkas Sariaman. (srt)