JAKARTA – Kemenangan besar Bayern Munich atas Auckland City dengan skor 10-0 membuka langkah awal mereka di Grup C Piala Dunia Antarklub 2025. Meski pesta gol tercipta, pelatih Vincent Kompany menekankan pentingnya menjaga fokus dan strategi, khususnya menyangkut selisih gol yang bisa menjadi penentu di fase grup.

Pertandingan yang berlangsung Senin dini hari WIB itu membawa Bayern memimpin klasemen sementara Grup C, yang juga dihuni Benfica dan Boca Juniors. Kompany menyebut, performa timnya yang serius sejak awal menjadi kunci hasil besar ini.

“Tugas selesai. Kami bermain serius dan menyelesaikan apa yang harus kami lakukan. Selisih gol bisa sangat penting di grup ini,” ujar Kompany, dikutip dari laman resmi Bayern.

Ia menambahkan, menghadapi tim yang bertahan rapat seperti Auckland tidak menjamin akan mudah mencetak banyak gol. Karena itu, hasil ini menjadi capaian maksimal tim.

“Tim yang menumpuk pemain di belakang tidak mudah dibobol. Jadi mencetak 10 gol bukan hal yang biasa. Kami tidak bisa minta lebih dari ini,” ucapnya.

Salah satu bintang laga adalah Jamal Musiala yang mencetak trigol sebagai pemain pengganti. Namun bagi Kompany, aksi bertahan Musiala justru yang paling mengesankan.

“Sprint bertahannya menunjukkan komitmen tim. Kalau pemain seperti Musiala masih mau lakukan itu di pertandingan seperti ini, berarti fondasi tim kami kuat,” jelas pelatih asal Belgia tersebut.

Sementara itu, bek anyar Bayern, Jonathan Tah, turut mengapresiasi kemenangan telak ini, namun mengingatkan rekan-rekannya agar tidak larut dalam euforia.

“Semua pemain bersemangat dan siap. Tapi kami harus tetap rasional. Lawan ke depan akan semakin kuat,” ujar Tah.

Bayern akan menghadapi Boca Juniors di laga selanjutnya Grup C pada Sabtu (21/6). (ant)