PEKANBARU, GORIAU.COM - Kontingen Riau masih sulit untuk menambah perolehan medali di Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII 2012. Pada hari kedelapan, Minggu (16/9/2012), Riau hanya mampu menambah dua emas yakni dari menembak dan dayung.

Minimnya emas ini membuat Riau terancam gagal mencapai target. Sebab, pada PON ini, kontingen Riau mematok target masuk lima besar dengan perolehan medali 60-70 emas. Apalagi, waktu pelaksanaan tinggal beberapa hari lagi.

Kegagalan banyak cabor meraih target menjadi salah satu penyebab sulitnya Riau dalam meraih medali. Lihat saja, cabang sepaktakraw yang targetkan bisa menyumbang tiga emas, sampai saat ini baru meraih medali perak dari nomor tim putri. Belum lagi cabang wushu yang diharapkan bisa menyumbang emas hanya mampu menyabet perak.

Cabang renang yang diharapkan bisa menyumbang empat emas, hanya mampu meraih dua emas dari I Gede Siman Sudartawa. Dannis Tiwa yang diharapkan bisa melapisi Siman tak bisa berbuat banyak. Hal sama juga terjadi di cabang senam dimana hanya satu emas yang bisa disumbang M Tri Saputra. Padahal cabang ini ditargetkan minimal bisa membawa pulang tiga emas.

''Dengan tinggal beberapa hari lagi, saya lihat sulit bagi Riau untuk mencapai target. Apalagi sejumlah cabor andalannya gagal mengujudkan impian meraih target,'' kata Anto, pemerhati olahraga Riau.

Pelaksanaan PON tinggal beberapa hari lagi. Tapi, Riau masih berharap bisa menyumbang emas karena sejumlah cabor masih bertanding di final. ''Kita berharap cabang-cabang yang tersisa bisa meraih medali emas untuk Riau,'' ujar Sudarto, wakil kontingen Riau.(*/rsc)