
PEKANBARU, GORIAU.COM - Setelah beberapa kali ditunda, uji beban Jembatan Siak III kembali dijadwalkan pada 17 November 2014 mendatang. Sementara ekspos penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) akan dilaksanakan 13 November di Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU).
Keputusan tersebut disepakati berdasarkan pertemuan yang dilakukan Kemen PU, PT Waskita Karya (kontraktor), Dinas Bina Marga dan pihak terkait lainnya di Komisi D DPRD Riau beberapa waktu lalu.
Penyelesaian SOP disesuaikan dengan target akhir Oktober yang telah disusun. Dari rangkaian jadwal yang disusun, dirancang uji beban 17 November.
Kepala Dinas Bina Marga Provinsi Riau, Syafril Buchari, mengatakan, berbagai pihak akan kita libatkan agar tidak ada lagi kekhawatiran saat membuka Jembatan Siak III itu.
"Kita tentunya tidak ingin gegabah, semua tahapan dan proses harus dilalui secara benar, begitu juga dengan saran dan masukan dari tim ahli," terang Syafril.
Untuk mematangkan persiapan uji beban tersebut, Dinas Bina Marga Provinsi Riau juga telah berkoordinasi dengan berbagai pihak. Bahkan, mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum SF Hariyanto dan mantan Kabid Bina Marga, Ahmad Ismail juga telah memberikan masukan untuk kondisi Siak III.
"Sekarang bagaimana Jembatan Siak III itu dibuka tanpa adanya permasalahan. Bahkan, kita juga mengajak perwakilan Komisi D DPRD Riau untuk mendengar langsung tanggapan tim ahli dari Jakarta saat ekspos tanggal 13 November mendatang," terang Syafril.
Sementara saat ditanyakan terkait kembali dijadwalkannya uji beban tersebut, masyarakat mengaku sudah bosan dengan janji. "Dari dulu janji ke janji saja, tapi belum ada buktinya," kata Saputra Warisa (37), warga Rumbai, Pekanbaru, Riau.
Hal senada juga disampaikan Andi Pratama (21). Menurutnya, jika memang pemerintah serius, sudah dari dulu jembatan tersebut dibuka. "Saya rasa kalau memang dari awal ditekan, mungkin sudah selesai lebih cepat jembatan itu, dan juga tidak menunggu selama ini," tandasnya.***