PEKANBARU – Forum Pemerhati Keolahragaan (FPK) Riau resmi terbentuk. Forum ini terbentuk karena dilatarbelakangi untuk meningkatkan prestasi olahraga di Provinsi Riau.

Dalam FPK ini terdiri dari berbagai unsur, seperti unsur pemerintahan, pihak swasta, akademisi, dan pelaku olahraga.

Muhammad Haris atau Haris Kampay disepakati terpilih untuk menjadi Ketua FPK Riau, sementara itu Itang Tarsana disepakati sebagai Sekretaris Umum (Sekum).

"Tujuan forum ini cuma satu, meningkatkan prestasi atlet di Kota Pekanbaru dan umumnya di Provinsi Riau," kata Haris, Ahad (3/7/2022).

Haris Kampay mengajak berbagai pihak termasuk perusahaan swasta dan pemerintah dalam memajukan prestasi olahraga di Riau.

Lanjutnya dengan sudah dibentuknya FPK ini, para pengurus tidak hanya bekerja setelah pembentukan saja. Melainkan harus terus aktif memajukan olahraga di Riau, dan jangan sampai FPK seperti forum-forum lainnya karena terbentuk berdasarkan kepentingan individu.

"Karena itu, jangan hanya berjalan satu bulan, dua bulan, tiga bulan, habis itu hilang. Kita tidak mau seperti itu. Kita terbentuk karena pure untuk olahraga," jelasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Zulfikri dengan pembentukan forum ini dapat memajukan olahraga yang ada di Riau dan menyosialisasikan bagaimana memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat.

Zulfikri juga menerangkan Dispora Pekanbaru berusaha dalam anggaran memberikan apresiasi kepada atlet-atlet muda di Pekanbaru yang berprestasi, hal ini bertujuan untuk meningkatkan semangat para atlet dalam berlatih dan meraih prestasi.

"Atlet pelajar Pekanbaru kita usulkan agar dapat apresiasi dari pemerintah kota. Jangan sampai mereka capek-capek bertanding, pemerintah kota diam saja, mereka tidak dapat apa-apa sementara mereka membawa nama daerah," sebutnya.

Sedangkan Sekretaris Umum FPK Riau, Itang Tarsana menerangkan bahwa forum ini dibentuk berlandaskan pada UU Nomor 11 Tahun 2022 Tentang Keolahragaan, serta Perpres Nomor 86 Tahun 2021 Tentang Desain Besar Olahraga Nasional (DBON).

"Forum ini akan kita legalkan melalui notaris, sebagai payung hukumnya. Ia berharap, dengan dibentuknya forum ini dapat menjadi role model bagi daerah lainnya, untuk memajukan dunia olahraga," pungkasnya. ***