PEKANBARU, GORIAU.COM - Puluhan mahasiswa yang menamakan diri Fron Mahasiswa untuk Merebut Minyak Riau (Formatur) menuntut pemerintah khususnya SKK Migas untuk menyerahkan pengelolaan Blok Kampar kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Mereka juga menolak kehadiran Medco E&P maupun grup perusahaan tersebut mengambil alih blok tersebut.
Tuntutan itu disampaikan Formatur yang melakukan demontrasi di kantor SKK Migas, di Gedung Surya Dumai, Pekanbaru, Selasa (11/11/2014).
''Medco harus hengkang dari Riau,'' ujar Koordinator Formatur Bobi Irtanto saat berorasi.
Pemerintah pusat juga diminta mengembalikan Blok Kampar kepada pemerintah daerah dan dikelola oleh putra-putri Riau melalui BUMD.
Pada kesempatan itu, mahasiswa juga menolak keinginan SKK Migas yang akan melelang blok minyak tersebut secara terbuka. ''Kami menolak kehadiran pihak asing yang ingin menguasai kekayaan Riau,'' tuntutnya. (adt)