MAKASSAR -- GA (19), mahasiswi yang tengah magang sebagai anak buah kapal (ABK) di Kapal TB KSA 64 menjadi korban pencabulan nahkoda saat kapal berada di wilayah Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Dikutip dari detik.com, nahkoda kapal berinisial KA itu bahkan mencoba memerkosa GA, namun gagal karena korban melawan.

''Iya benar terjadi percobaan pemerkosaan terhadap korban perempuan yang juga ABK di atas kapal,'' kata Kapolsek Bondoala, Konawe, Ipda Reginald Sujono, saat dihubungi wartawan, Jumat (12/3/2021).

Percobaan pemerkosaan terhadap korban berinisial GA (19) itu terjadi di dalam ruangan nahkoda atau kapten di kapal tersebut. Korban diduga dicabuli pada Rabu (10/3) malam.

Pelaku KA awalnya mengajak korban ke dalam kamarnya dengan alasan ingin curhat. Namun kemudian pelaku mencabuli GA, hingga berupaya memerkosa korban.

''Pelaku memanggil korban dengan alasan katanya ingin curhat. Namun pelaku langsung melakukan tindakan asusila terhadap korban di atas kapal,'' kata dia.

Korban gagal diperkosa karena melawan. Kemudian langsung melaporkan peristiwa yang dialaminya kepada keluarganya. Pihak keluarga lalu menelepon salah satu ABK dan melaporkan ke polisi.

''Korban ini merupakan satu-satunya ABK perempuan yang ada di atas kapal tersebut. Berapa banyak korban dicabuli, kita masih lakukan pemeriksaan,'' terang Reginald Sujono.

Dikeroyok ABK

Video peristiwa ini viral di media sosial (medsos). Dalam video yang beredar, sejumlah pria tampak mendobrak ruang nahkoda kapal tersebut.

Lalu pelaku KA ditarik keluar kamar dan menjadi bulan-bulanan ABK yang emosi.

''Betul informasinya sempat dikeroyok sama ABK kapal yang lain. Pelaku sudah diamankan di Polsek,'' kata Kapolsek Bondoala Ipda Reginald Sujono, Jumat.

Reginald memastikan kejadian percobaan pemerkosaan ini terjadi di atas kapal TB KSA 64 saat berada di wilayah Konawe. Namun dia belum mengetahui, apakah tindakan asusila itu dilakukan saat kapal sedang melaut atau tengah sandar di dermaga.

''Pastinya di atas kapal, apakah dia lagi berlabuh atau di dermaga kita masih periksa,'' ucapnya.

Polisi juga masih melakukan pemeriksaan terkait beberapa kali percobaan pemerkosaan itu dilakukan oleh KA, termasuk sudah berapa lama korban magang di atas kapal yang dinahkodai oleh pelaku.

''Pelaku saat ini sudah dalam tahanan. Statusnya masih terperiksa dan sebentar malam kita update lagi statusnya. Nanti kami akan kabari lagi,'' tuturnya.***