
RENGAT,GORIAU.COM - Tim Kelurahan Pematang Reba bersama Bhabinkamtibmas, tokoh masyarakat dan pemuda, Selasa (8/9/2015) sekitar pukul 00.15 dinihari lakukan razia penyakit masyarakat (pekat) di beberapa lokasi didaerah itu.
Hebatnya, tim yang dipimpin langsung Lurah Pematang Reba Suta Rama Admaja dan Bhabinkamtibmas Bripka Misran itu temukan para pekerja atau tukang yang mengerjakan pembangunan Kantor Bupati Kabupaten Inhu itu kedapatan mabuk-mabukan di areal kantor kepala daerah Inhu itu.
Ironisnya lagi, lima orang pekerja yang merupakan karyawan CV Janur Perkasa Lestari itu saat digerebek ditemukan sedang mabuk berat dengan diiringi music house dan bahkan dentuman music tinggi itu terdengar hingga 500 meter.
Pantauan GoRiau.Com saat itu, sweeping yang dilakukan tim kelurahan tersebut dilakukan mulai pukul 22.30 hingga 00.30 WIB dinihari. Saat disweeping, sempat terjadi aksi adu mulut antara tim yang dipimpin langsung oleh Lurah dan Bhabinkamtibmas tersebut dengan salah seorang pekerja yang kedapatan membawa minuman keras di lingkungan kantor pemerintah itu.
Emosi tim sempat memuncak lantaran kesal dengan Satpol PP yang seolah membiarkan aksi para pekerja tersebut yang menjadikan kantor bupati sebagai tempat untuk mabuk-mabukan. Sebab, empat orang anggota Satpol PP yang piket malam itu mengaku tidak mengetahui aksi pekerja tersebut.
"Ini kantor bupati kita dan ini marwah daerah. Apa yang dilakukan mereka ini sudah tidak bisa diterima, ini adalah bentuk pelecehan terhadap pemerintah dan warga Kelurahan Pematang Reba dan Inhu pada umunya. Atas kejadian ini, kita akan usir mereka semua. Sekali lagi, ini bentuk pelecehan terhadap kita semua", sebut Lurah Pematang Reba itu.
Selain itu tambah Lurah, kepada Kakan Satpol pihaknya meminta agar dilakukan evaluasi dan penindakan terhadap personil yang piket pada malam itu. "Mereka bukan piket atau melakukan penjagaan, melainkan mereka tidur nyenyak saat kisru tersebut", tukas Lurah kesal.
Untuk mempertanggung jawabkan perbuatan mereka, lima orang pekerja itu bersama barang bukti berupa botol bekas minuman serta speker diangkut ke Mapolsek Rengat Barat dengan menggunakan mobil patroli polisi untuk diintrogasi.(jef)