PEKANBARU - Panitia Seleksi (Pansel) resmi mengumumkan hasil seleksi administrasi calon jajaran Komisaris Utama, Komisaris Independen, Direktur Utama, Direktur Operasional, Direktur Dana dan Jasa, serta Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko PT Bank Riau Kepri Syariah (Perseroda).

Pengumuman tersebut tertuang dalam Surat Nomor 13/PANSEL/BRKS/2026. Ketetapan ini didasarkan pada Berita Acara Pansel Nomor 12/PANSEL/BRKS/2026 tertanggal 30 Juni 2026 tentang Rapat Verifikasi Perpanjangan Seleksi Administrasi. Para peserta yang dinyatakan lolos berhak melanjutkan ke tahapan seleksi berikutnya dalam proses penjaringan pimpinan bank daerah tersebut.

Untuk posisi Calon Komisaris Utama, terdapat tiga nama yang dinyatakan lolos, yakni Herman, Indra, dan Ninno Wastikasari. Sementara untuk posisi Calon Komisaris Independen, sebanyak 14 peserta berhasil melewati tahapan awal ini, di antaranya Arieta Aryanti PL, Dedek Abdul Halim, Dhani Setia Adji, Edian Fahmy, Eka Afriadi, Endang Nuryadin, Heru Kurniawan, Mira Rozanna, Muhammad Irvin Artha, Mursyid, Nizam, Sri Erlinda, Syafrizalsyah, dan Wachyono.

Untuk jabatan Direktur Utama, dua kandidat dipastikan melaju, yakni Helwin Yunus dan Wahyudi Gustiawan. Posisi Direktur Operasional diisi oleh tiga kandidat, yaitu Asj'ari, Indra Gunawan, dan Wan Mukhlis.

Adapun pada posisi Direktur Dana dan Jasa, dua nama yang berhak melanjutkan proses seleksi adalah Edi Wardana dan Yudi Aditya Yudhana. Sedangkan untuk jabatan Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko, terdapat empat kandidat yang bersiap mengikuti tahapan lanjutan, yakni Arhim Syafel, Asep Saripudin, Muhammad Nanang, dan Yasral Yazid.

Kepala Biro Ekonomi Setda Provinsi Riau, Sri Irianto membenarkan terbitnya pengumuman hasil seleksi administrasi tersebut. Ia menegaskan bahwa rangkaian pemilihan jajaran komisaris dan direksi BRK Syariah masih panjang dan harus melewati sejumlah tahapan berikutnya.

"Jadi masih ada beberapa tahapan lagi, dan kita harapkan siapa pun yang terpilih nanti bisa membawa BRK Syariah semakin maju ke depannya," terang Sri Irianto kepada GoRiau.com, Jumat (31/7/2026). ***