
PEKANBARU – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Riau dipastikan akan menggelar pemilihan ketua baru pada tahun 2025. Pemilihan tersebut menjadi bagian dari agenda internal partai dalam memperkuat kepemimpinan daerah dan memperbarui struktur organisasi.
"Jadwal Konferda DPD PDIP Riau sekitar bulan April nanti. Kami di daerah menunggu arahan dari DPP saja," ujar Sekretaris DPD PDIP Riau, Kaderismanto, pada Kamis (2/1/2025). Pernyataan ini menegaskan kesiapan PDIP Riau untuk menjalankan mekanisme demokrasi internal sesuai arahan Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
Meskipun tanggal pelaksanaan sudah direncanakan, mekanisme pemilihan ketua baru masih menjadi tanda tanya. Kaderismanto menyebut bahwa pihaknya belum menerima informasi rinci mengenai sistem yang akan diterapkan.
"Apakah mekanismenya bottom-up, dimulai dari DPC, DPD, dan DPP, atau top-down, dari DPP, DPD, hingga DPC, kami masih menunggu informasi resmi dari DPP," jelasnya.
Saat ini, DPD PDIP Riau dipimpin oleh Zukri Misran, yang menjabat sejak Konferensi Daerah (Konferda) pada 14 Agustus 2019. Zukri yang juga menjabat sebagai Bupati Pelalawan telah membawa partai melalui berbagai dinamika politik di Provinsi Riau selama masa kepemimpinannya.
Kaderismanto menambahkan bahwa pemilihan ketua baru ini akan menjadi momentum penting bagi PDIP Riau untuk menyusun strategi menghadapi tantangan politik ke depan, termasuk persiapan pemilu 2029. Proses ini diharapkan mampu melahirkan pemimpin yang tidak hanya kuat secara elektoral, tetapi juga mampu menjaga soliditas partai.
Konferda tersebut juga akan menjadi ajang konsolidasi bagi kader PDIP di seluruh kabupaten dan kota di Riau. Langkah ini dinilai penting untuk menyelaraskan visi dan misi partai dengan dinamika politik di tingkat daerah dan nasional.
Dengan fokus pada regenerasi kepemimpinan, PDIP Riau diharapkan dapat terus berperan aktif dalam pembangunan daerah. ***