PERAWANG, GORIAU.COM -Tepat tanggal 16 Februari 2015 ini, sekelompok pemuda yang terdiri dari beberapa pelajar, mahasiswa dan pekerja swasta yang tergabung dalam salah satu sanggar di daerah Tualang, Siak, Riau yakni Sakat entertainment. berencana mengadakan pemutaran film yang menjadi salah satu hasil dari kreativitas mereka selama hampir 4 bulan lalu.

Setelah berhasil memenangkan festival film pendek se-Provinsi Riau tahun 2013 lalu, kini penggiat film Tualang melalui sakat production kembali melahirkan sebuah karya.Melalui sakat production pula selaku rumah produksi yang memprakarsai film ini mulai dari persiapan hingga proses syuting mencoba untuk menampilkan buah hasil dari karya murni para penggiat film asal Tualang ini melalui sebuah film Zapin, ''mengangkat batang terendam''.''Jujur saja mungkin beberapa kendala kami dalam proses pembuatan film ini ya dari segi peralatan yang kurang memadai mungkin ya, karena maklum saja dalam proses pembuatan film ini kami hanya memggunakan peralatan seadanya,'' tutur Ryan Ronald Saputra selaku sutradara sekaligus kepala rumah produksi dari Sakat Production ini kepada GoRiau.com, Jumat (13/2/2015). Memang tak bisa di pungkiri bahwa permasalahan anggaran selalu menjadi permasalahan yang paling utama selama proses pembuatan film ini.''Ya alhasil baik atau buruknya film zapin ini, setidaknya kami bisa berbangga hati lah mungkin ya, karena itu murni hasil kami sendiri para amatir ini,'' rendah sutradara yang juga berprofesi sebagai karyawan swasta di salah satu perusahaan kertas di Tualang ini.Film zapin ini sendiri merupakan film fiksi tema budaya yang bercerita tentang seorang gadis remaja bernama Dara yang berjuang dalam melestarikan budaya melayu terutama tarian tradisi zapin yang sudah mulai tenggelam seiring gelombang modernisasi perkembangan zaman ini. Yang dimana dalam perjuangannya dipenuhi halang dan rintangan yang banyak sekali yang datang dari para masyarakat Tualang itu sendiri.Bagaimana kah keseruan hasil dari perjuangan dara dalam ''mengangkat batang terendam'' ini? Anda bisa saksikan pemutaran perdana filmnya atau membeli kaset nya secara langsung pada tanggal 14 hingga 17 Februari 2015 mendatang di Perawang yang digandeng berdampingan langsung dengan acara MTQ Tingkat Desa Tualang. Tepatnya di Lapangan Mesjid Nurul Yaqin di Jalan Hangnadim ujung RW 01 Desa Tualang, Kecamatan Tualang Kabupaten Siak. (wa)