
TEMBILAHAN- Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMA/MA telah dilaksanakan Senin (10/4/2017) secara serentak di Indonesia, tak terkecuali di Inhil, hanya saja, dari 90 SMA/MA yang ada, hanya lima sekolah yang melaksanakannya.
Dari lima sekolah itupun, hanya satu sekolah, yaitu SMAN 1 Tembilahan Hulu yang melaksanakan UNBK di sekolahnya sendiri, sementara empat sekolah lainnya, menumpang di SMKN 1 dan SMKN 2 Tembilahan.
Dari data yang berhasil dikumpulkan GoRiau.com, tercatat sebanyak 5.199 siswa yang terdiri dari tingkat SMA sebanyak 3.057 dan tingkat MA sebanyak 2.142 siswa yang harus melaksanakan Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP).
Melihat hal itu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Inhil meminta kepada Dinas Pendidikan Provinsi Riau untuk melengkapi fasilitas yang ada, mengingat kewenangan SMA sudah menjadi tanggungjawab Pemrpov.
''Diperlukan keseriusan dari semua pemangku kebijakan pendidikan agar pelaksanaan UNBK berlangsung dengan baik dan lancar. Hal ini sangat penting, mengingat ujian nasional berbasis komputer bergantung penuh kesiapan sarana prasaran terutama komputer,'' sebut Ketua Komisi IV DPRD Inhil, Adriyanto kepada GoRiau.com.
Bila tahun ini hanya beberapa sekolah yang bisa melaksanakan UNBK, Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu berharap di tahun mendatang semua sekolah bisa melaksanakan ujian nasional yang merupakan terobosan baru dari Kemendikbud itu.
''Untuk di Inhil ini saya rasa perlu keseriusan yang ekstra, mengingat letak geografis Inhil, apalagi di deaerah yang tidak ada listrik dan jaringan, itu harus menjadi catatan penting untuk Disdik Provinsi,'' tukas Pria yang akrab disapa H Ateng itu.(adv)