
TELUKKUANTAN - Bantuan benih padi untuk petani korban banjir di Kuantan Singingi (Kuansing), Riau telah sampai sebanyak delapan ton. Bahkan, benih bantuan dari pemerintah pusat tersebut sudah disalurkan ke beberapa kecamatan yang mengalami puso pada banjir tahap pertama.
Demikian disampaikan Kepala Dinas Tanaman Pangan (Distangan) Kuansing, Maisir kepada GoRiau.com, Kamis (3/3/2016) pagi di Telukkuantan.
"Bantuan benih dari pemerintah pusat yang kita salurkan ke petani sebanyak delapan ton. Padahal, kebutuhan benih kita mencapai 25 ton," ujar Maisir.
Delapan ton tersebut, lanjut dia, disalurkan ke Kecamatan Cerenti, Kuantan Hilir dan Kuantan Tengah. "Sebab, daerah ini yang alami puso pada banjir pertama."
"Sementara, kecamatan lain yang alami puso pada banjir kedua dan kebutuhan benih mencapai 17 ton," beber Maisir.
Lambatnya proses bantuan benih ini, kata Maisir, dikarenakan anggaran berada di pemerintah pusat. Sementara, para petani di Kuansing butuh bantuan dengan cepat.
"Banyak yang mengeluh, kalau mereka ada benih sendiri, pasti sudah membuat. Tapi itulah, sekarang ini serba sulit. Ditambah sebagian padi sudah besar, jadi mereka khawatir dengan serangan hama," pungkas Maisir.***