
TANGJUNGLEBAN, GORIAU.COM - Gubernur Riau yang diwakili Kepala Balitbangda, Prof Teuku Dahril, menegaskan bahwa pelestarian dan pengelolaan lingkungan dan hutan secara bertanggungjawab menjadi hal yang penting untuk masa depan. Pestarian itu juga tidak mengorbankan pembangunan ekonomi yang besar yang telah diraih Riau dalam beberapa tahun terakhir.
''Karena itu, konsep bio-village yang dikembangkan LIPI memungkinkan untuk melakukan hal ini. Bahkan konsep ini dinilai mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang tinggal di dalam dan sekitar kawasan Cagar Biosfer,'' ujarnya disela-sela penyerahan instalasi air bersih di Tanjung Leban, Bengkalis, Senin (28/1/2013).
“Untuk mencapai tujuan jangka panjang, kontribusi dari lembaga penelitian, akademisi, LSM, masyarakat, maupun pihak swasta, seperti APP dan Sinar Mas Forestry, selalu dibutuhkan," harap Gubernur. Sementara itu, Direktur Kawasan Konservasi dan Bina Hutan Lindung Kementerian Kehutanan yang diwakili Bambang Dahono Adji menggarisbawahi pentingnya sebuah komunitas yang mandiri di area transisi dan zona penyangga untuk keberhasilan konservasi.
Ia menyambut baik program ini dan Instalasi perangkat pemurnian air berbasis masyarakat merupakan langkah strategis pertama dalam mewujudkan konsep ini, karena masyarakat harus mengisi kebutuhan dasar mereka sebelum dapat benar-benar berpikir tentang konsep keberlanjutan. “Replikasi proyek ini di daerah lain dengan kondisi serupa akan membangun fondasi yang kuat bagi upaya pengembangan di masa mendatang,"ujarnya. Program lainnya yang sudah beroperasi di daerah GSK-BB termasuk diantaranya pengembangan desa konservasi yang diprakarsai BBKSDARiau, pelatihan pertanian dan program budidaya ikan yang diprakarsai Universitas Islam Riau dan Sinar Mas Forestry (pemasok kayu pulp APP) dan program Restorasi Ekosistem merupakan kolaborasi antara Sinar Mas Forestry dan salah satu pelanggan APP dari Jepang dan pelaksanaannya dilapangan dilakukan LSM PILI.
Acara peresmian dan penyerahan dihadiri Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Riau Irwan Effendi, Kepala BKSDA Riau, Kepala Dinas Kehutanan Bengkalis Ismail, Sekretaris Bappeda Bengkalis, Kepala Desa Tanjung Leban, Temiang dan Tasikbetung. (jfk)