JESLYN mengucapkan dua kalimat syahadat (memeluk Islam) pada 2018. Keputusannya beralih keyakinan itu tidak direstui orang tuanya. Orang tuanya juga tidak merestui hubungan Jeslyn dengan kekasihnya. Padahal mereka sudah menjalin hubungan asmara bertahun-tahun.

Namun, setelah melalui berbagai rintangan, Jeslyn akhirnya bisa menikah dengan pemuda pujaan hatinya pada tahun 2018. Dokter gigi ini membagikan kisah hidupnya itu di Tiktok.

Dikutip dari Haibunda.com, di tengah penentangan keluarganya terhadap hubungan dengan sang kekasih dan keputusannya menjadi mualaf, tahun bisnis ayahnya bangkrut tahun 2018.

Banyaknya masalah yang dihadapi keluarganya, membuat ayahnya menyuruh Jeslyn berhenti koas calon dokter gigi. Namun, ibunya meminta Jeslyn untuk tetap melanjutkan pendidikannya.

Jeslyn pun membantu untuk membayar kuliah dengan bekerja sampingan. Ia bahkan menggunakan uang tabungan bersama sang kekasih.

''Tahun 2018, papa ditipu & bisnisnya bangkrut. Ditambah lagi perang dingin dengan papa,'' tulis Jeslyn, dilansir akun TikTok @jessjess1515.

''Papa menyuruh aku berhenti koas. Mama aku tetap support dan mengusahakan uang kuliah 25 juta/ semester. Untuk biasa koas & bulanan, harus aku cari sendiri dengan kerja tambahan. Tabungan bersama aku dan pacar habis terpakai untuk keperluan koas. Jika terdesak, sering mencari pinjaman ke teman,'' sambungnya.

Untuk membantu biaya pendidikannya, kekasih Jeslyn memutuskan merantau ke Jawa Barat untuk mengabdi di daerah terpencil. Setelah dua tahun berjuang, Jeslyn akhirnya lulus kuliah.

''Pacar aku memilih merantau dari Medan ke Jawa Barat untuk bekerja, lalu memilih program Nusantara Sehat untuk mengabdi di daerah sangat terpencil untuk membantu menyelesaikan koas ku. 2 tahun kami berjuang bertahan, dan akhirnya saya lulus dan wisuda,'' ujarnya.

Namun, ujian buat Jeslyn belum berhenti. Setelah lulus, kariernya terdampak pandemi Covid-19.

Setelah lulus kuliah, Jeslyn harus menerima kenyataan pahit. Ia tak bisa melanjutkan kerja sampingan dan tak bisa bekerja sebagai dokter gigi karena belum memiliki surat izin bekerja.

''Setelah wisuda, Covid pun datang. Pekerjaan sampinganku terhenti, utang menumpuk. Lalu aku bekerja sebagai tukang masak di rumah kerabat untuk bertahan hidup. Saya menunggu STR (izin bekerja) selama 4 bulan lamanya alias pengangguran," ungkap Jeslyn.

Pada Juni 2020, Jeslyn akhirnya bekerja di suatu klinik gigi. Beberapa bulan kemudian, dia diterima menjadi dokter PTT di daerah Sulawesi Utara.

''Juni 2020, saya bekerja di salah satu klinik gigi, namun pasien terbatas karena Covid. Gaji pertama saya hanya cukup untuk biaya sehari-hari. Oktober 2020, saya diterima sebagai dokter PTT di Wakatobi, Sultra. Gaji bulan 1 dan 2 digunakan untuk membayar utang,'' tulisnya.

Jeslyn dan sang kekasih kemudian memutuskan untuk mengumpulkan uang kembali. Keduanya bertekad untuk bisa mengumpulkan uang dalam waktu 6 bulan.

Pada tahun 2020, keluarga Jeslyn akhirnya mulai menerima hubungannya dengan sang kekasih. Saat itu, dia pun memutuskan untuk kembali mengumpulkan biaya menikah dengan calon suaminya.

Kekasih yang kini jadi suami Jeslyn bahkan memberanikan diri menyewa gedung untuk menikah. Hingga mendekati hari pernikahan, Jeslyn dan sang kekasih mencoba pasrah karena semua dana belum terkumpul. Tapi syukurlah, setelah acara selesai, dana yang dibutuhkan tercukupi.

''Setelah dapat restu, kita bener2 kumpul biaya nikah dari 0, kerja dari pagi sampai malam dengan deadline waktu 6 bulan. Meski uang belum cukup, dia sudah berani DP gedung, dan mencicil kebutuhan untuk menikah,'' kata Jeslyn.

''Mendekati hari, dana yang terkumpul masih 80%. Cuma bisa berharap dari amplop tamu undangan. Alhamdulillah setelah acara selesai, dana yang kita butuhkan tercukupi,'' ucapnya.

Jeslyn mengambil pelajaran pentin dari perjalanan hidupnya. Ia yakin setiap masalah yang datang akan bisa diselesaikan dengan usaha dan doa.

''Terkadang saat banyak masalah menghampiri, kita hanya harus berusaha sekuat tenaga sambil banyak berdoa. Sebab, rezeki akan datang dari mana saja atas ridho Allah,'' ujarnya.***