PEKANBARU - PSPS Riau enggan markasnya, Stadion Kaharuddin Nasution, Pekanbaru yang saat ini dijadikan pertandingan putaran kedua Grup A Liga 2 Indonesia disalahkan oleh para tim tamu.

Sebelumnya, Kiper Muba Babel United Muhammad Bimasakti Andiko mengalami cidera pada engkel kaki saat melawan Sriwijaya FC, Kamis (4/11/2021) malam. Cidera yang didapatinya ketika dia melakukan pergerakan dan bukan ketika berduel atau menepis bola dari sepakan lawan.

"Kalau kendala lapangan yang disampaikan Muba Babel United masalah cidera atau segala macam tadi, namanya musibah kita tidak ada yang tahu dan tidak bisa langsung menyalahkan kondisi lapangan," kata General Manager PSPS Riau, Edward Riansyah, Senin (8/11/2021).

Dengan persiapan yang terbilang mepet, namun PSPS Riau akan terus mengupayakan perbaikan-perbaikan sesuai dengan arahan dari PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator Liga Indonesia.

Apalagi dalam kondisi seperti ini, PSPS Riau juga bermain di Stadion Kaharuddin Nasution, sehingga dalam hal ini tidak ada tim penghuni Grup A yang merasa diuntungkan ataupun dirugikan.

"Diantara tim-tim lain yang mengajukan sebagai tuan rumah kenapa tidak melakukan persiapan sesuai arahan LIB? berarti PSPS lebih baik sedikit dalam melakukan persiapan dan perbaikan," jelasnya.

Sebaliknya jika tim-tim tamu seperti PSMS Medan, Tiga Naga, Semen Padang, Sriwijaya FC dan Muba Babel United menyalahkan lapangan yang ada di Stadion Kaharuddin Nasution.

Tim berjuluk Askar Bertuah ini tentu juga akan menyalahkan Stadion Gelora Jakabaring Sriwijaya, Palembang yang digunakan pada putaran pertama. Karena pemain bertahan mereka Novrianto juga harus naik ke meja operasi karena mengalami cidera ketika melakukan pemanasan sebelum menghadapi Semen Padang.

"Kalau lapangan tidak sempurna itu kita akui karena masalah pemeliharaan, tapi sejauh ini perbaikan lapangan terus dilakukan," ucapnya.

Terlebih PSPS Riau hanya diberikan waktu lebih kurang 3 hanya minggu untuk mempersiapkan diri sebagai tuan rumah oleh PT LIB.

"Kalau tim-tim lain komplain silahkan saja, toh tidak ada tim yang diuntungkan atau dirugikan," tutupnya. ***