SELATPANJANG - Ketua Gerakan Nasional Anti Narkoba (Granat) untuk Kabupaten Kepulauan Meranti, Ruslan, mengaku kesal atas terbuktinya oknum polisi positif menggunakan narkoba. Ia khawatir generasi di Kota Sagu akan terus rusak andai penegak hukum malah menjadi penikmat (bukan pembasmi) narkoba.

Kekesalan itu disampaikan Ruslan setelah mendapat informasi 15 personil Polisi di Kepulauan Meranti positif menggunakan narkoba jenis sabu saat dites urine, Rabu (18/1/2017) dan Kamis (19/1/2017). "Jangan diberi maaf. Siapapun terlibat penyalahgunaan narkoba, baik TNI, Polri, PNS, dan masyarakat harus ditindak tegas," kata Ruslan, Kamis siang.

Ruslan khawatir kalau banyak onum polisi terlibat penyalahgunaan narkoba, ancaman pada generasi di Kepulauan Meranti akan semakin besar. Bagaimana tidak, orang yang dipercayai untuk membasmi kejahatan atau membasmi peredaran narkoba, malah menjadi penikmat benda haram itu.

"Apa tidak hancur nantinya generasi Meranti ini jika pihak yang diberi kewenangan membasmi narkoba malah terlibat di dalamnya. Ini yang kita kesalkan," kata Ruslan lagi.

Setelah terbukti sebagai pengguna narkoba jenis sabu, Granat berharap kasus ini ada tindak lanjut baik dari Polres Meranti, Polda Riau, hingga ke Mabes Polri. Sikap tegas Kapolri Tito Karnavian untuk memberantas narkoba diharapkan bisa diterapkan pada semua kalangan. Jika terbukti menyalahgunakan narkoba, hendaknya ditindak tegas akan kepercayaan masyarakat pada instansi Polri tidak terkikis.

Granat juga berharap tes urine tidak hanya pada anggota polisi. Tetapi juga dilakukan pada seluruh honorer dan pegawai di lingkungan Pemkab Kepulauan Meranti. Kemudian, anggota TNI dan kejaksaan juga harus dites urine untuk membuktikan bahwa mereka semuanya bersih dari narkoba.

"Saya ucapkan terima kasih pada Kapolres Barliansyah telah tegas untuk memberantas narkoba. Semuanya harus dites urine, termasuk saya. Kalau saya positif gunakan narkoba, bekukan saja Granat Meranti ini," pinta Ruslan.

"Kita juga mengharapkan Pempus tegas dalam memberantas narkoba. Kepulauan Meranti berbatasan langsung dengan negara luar Singapore dan Malaysia. Tolong perkuat keamanan di bagian laut, supaya barang haram perusak generasi bangsa tidak masuk ke sini," harap laki-laki yang akrab dipanggil Cik Ruslan itu lagi. *** #Semua Berita Kep Meranti, Klik di Sini