BEKASI - Tantangan geografis daerah tidak menyurutkan niat Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dalam meningkatkan kualitas layanan publik. Solusi cerdas dihadirkan dengan menjalin kerja sama strategis bersama Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) Kementerian Perhubungan di Kampus PTDI-STTD, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (17/6/2026).

Agenda penting ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Bupati Kepulauan Meranti, Asmar dan Kepala BPSDMP Kementerian Perhubungan, Suharto. Pertemuan kedua pejabat tinggi ini menjadi fondasi awal untuk memastikan sektor perhubungan di wilayah kepulauan memiliki sumber daya manusia yang mumpuni hingga bertahun-tahun mendatang.

Kebutuhan akan tenaga ahli di wilayah perairan dan daratan kepulauan sangat mendesak demi menjaga kelancaran roda ekonomi. Karena itulah, agenda dilanjutkan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama teknis bersama Direktur PTDI-STTD, Avi Mukti Amin untuk merekrut calon aparatur sipil negara yang kompeten.

"Melalui kerja sama ini, kita berharap lahir tenaga-tenaga profesional di bidang transportasi darat yang berasal dari putra-putri terbaik Kepulauan Meranti. Mereka nantinya akan kembali mengabdi untuk memperkuat pelayanan dan pembangunan sektor transportasi di daerah," ungkapnya.

Target utama dari sinergi jangka panjang yang berlaku dari 2027 hingga 2032 ini adalah terpenuhinya kuota 10 orang tenaga ahli transportasi. Peran Kepala BPSDMP dalam meratifikasi kesepakatan didukung penuh oleh Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 12/TPA Tahun 2026, yang berjalan berdampingan dengan otoritas kepala daerah berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 100.2.1.3-221 Tahun 2025. ***