PARIS - Ganda putri Indonesia Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti gagal melangkah ke babak berikutnya setelah mengalami kekalahan pada babak penyisihan Olimpiade 2024 Paris. Apriyani/Fadia dipaksa harus mengakui keunggulan ganda China, Chen Qing Chen/Jia Yi Fan yang pernah dikalahkannya di babak final Olimpiade 2020 Tokyo.  

Bertanding di La Chapelle Arena, Paris, Perancis, Minggu (28/7/2024), Apri/Fadia tidak mampu mengatasi permainan agresif Chen Qing Chen/Jia Yi Fan dengan skor 12-21, 22-24.

Ini merupakan kekalahan kedua bagi Apriyani/Fadia setelah sebelumnya menyerah dari ganda Jepang Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara dengan skor 22-24 dan 15-21.

Dengan hasil ini, Apriyani/Fadia gagal memenuhi ambisinya mempertahankan medali emas yang diraih pada Olimpiade 2020 Tokyo.

"Pastinya kecewa karena tidak bisa melaju ke babak selanjutnya dan tidak bisa menyumbang medali. Ini menjadi pengalaman dan pembelajaran yang sangat berharga untuk saya karena tidak semua atlet punya kesempatan ini," kata Fadia usai pertandingan.

Fadia mengaku bermain kurang tenang sehingga tidak mampu memanfaatkan momen penting pada gim kedua untuk bisa meraih kemenangan. "Sayang sekali memang di momen tadi, kami tidak bisa ambil keunggulan di gim kedua. Mungkin kalau bisa ambil, cerita bisa saja berbeda," ungkapnya.

"Terasa di poin-poin kritis terutama saya, bermain kurang tenang. Sementara, lawan yang sangat berpengalaman sudah hafal sekali kebiasaan-kebiasaan, sudah tahu mau melakukan apa di momen seperti itu," lanjutnya.

Meski laga ketiga tidak lagi menentukan, Apriyani/Fadia tetap akan tampil maksimal. "Masih ada pertandingan terakhir, kami tetap mau fight. Kami tidak mau memikirkan laga ini sudah tidak menentukan lagi, kami mau berjuang sebaik-baiknya," tandasnya. ***