JAKARTA - Pekanbaru dan 44 kota lainnnya di luar Jawa dan Bali masih harus melanjutkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 karena masih mengalami kenaikan kasus Covid-19.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan, peningkatan kasus Covid-19 terjadi di luar Jawa dan Bali terutama di 20 provinsi di luar Jawa dan Bali.

''Tertinggi di antaranya Sulawesi Tengah, Riau, Sumatra Utara, Gorontalo, Kalimantan Barat," ujar Airlangga dalam konferensi pers virtual, Senin (2/8). Dirinya melanjutkan, ada pula beberapa provinsi yang mengalami penurunan kasus.

"Antara lain Nusa Tenggara Timur kecuali Kabupaten Sikka, Lampung, NTB (Nusa Tenggara Barat), Maluku, dan Maluku Utara. Kemudian Papua Barat, Kepulauan Riau, dan Kalimantan Tengah," tuturnya.

Maka, sambung dia, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 dilanjutkan di 21 provinsi dan 45 kabupaten/kota di luar Jawa dan Bali. Airlangga menyebutkan, kenaikan kasus Covid-19 terjadi di beberapa kota seperti Medan (Sumatera) Utara, Makassar (Sulawesi Selatan), serta Banjar Baru (Kalimantan Selatan).

Sementara beberapa kabupaten yang mengalami kenaikan kasus yakni Kabupaten Sikka (NTT), Berau (Kalimantan Timur), dan Belitung (Bangka Belitung). "Ini daerah-daerah yang kenaikannya tinggi dan pemerintah memberikan prioritas kepada daerah-daerah tersebut," jelas Airlangga.

Terkait pemantauan perilaku penggunaan masker, lanjutnya, ada beberapa daerah dengan tingkat perilaku baik atau tinggi, persentasenya sebesar 91 sampai 100 persen. "Ada empat daerah di level 4 yaitu Mimika (Papua), Bontang (Kalimantan Timur), Pekanbaru (Riau), dan Bulungan (Kalimantan Utara)," ujarnya.

Sedangkan empat daerah di level 4 yang memiliki perilaku penggunaan masker rendah meliputi Padang (Sumatera Barat), Sorong (Papua Barat), serta Jayapura (Papua). "Pemerintah terus pertimbangkan aspek kesehatan, sosial, dan ekonomi," kata dia. ***