
PEKANBARU - Kepala Kepolisian Resor Kota Pekanbaru, Kombes Pol Toni Hermawan memastikan bahwa anggotanya tidak akan dibekali senjata saat pengamanan aksi ribuan umat Islam di Mapolda Riau, 4 November 2016, besok.
Ini salah satu upaya kepolisian di Pekanbaru dalam mendukung pengamanan aksi damai, sekaligus mencegah adanya potensi kericuhan yang mungkin saja timbul oleh pihak-pihak yang tak bertanggung jawab, di mana kosentrasi ribuan massa berlokasi di depan Mapolda Riau.
"Anggota kita tidak kita bekali dengan senjata, tidak boleh menggunakan senjata dan kita kumpulin senjatanya semua," tegas Kombes Pol Toni Hermawan saat diwawancarai GoRiau.com (GoNews Group), Kamis (3/11/2016) siang, di Pekanbaru.
Ia juga mewanti-wanti soal adanya isu kalau aksi ribuan umat Islam besok, bakal digaduhkan oleh pihak yang menginginkan kericuhan. "Pasti, kita antisipasi itu. Intelijen kita kerahkan untuk mendeteksinya. Agar besok aksi berjalan kondusif dan aman," ucap dia.
Setidaknya ada sekitar 772 personil di Polresta Pekanbaru dikerahkan untuk mengawal aksi ribuan massa Islam, 4 November nanti. Bahkan Polresta Pekanbaru juga mengikutsertakan pihak TNI. "Dari Kodim ada bantuan satu kompi. Mereka standby," lanjutnya.
Kapolresta Pekanbaru mengimbau, agar aksi damai besok berjalan lancar tanpa adanya kegaduhan. "Kita tidak melarang (aksi damai, red), silahkan saja, namun kita menghimbau supaya dilakukan dengan cara damai sesuai konstitusional," pungkasnya. ***