JAKARTA - Kickboxer andalan Indonesia, Putri Amanda Loupatty tampil luar biasa pada pertandingan perdana cabang olahraga (cabor) kickboxing SEA Games 2021 Vietnam. Tampil di kelas low kick putri 52 kg putri, Amanda melangkah ke semifinal setelah mengalahkan wakil Laos Mimi Yoysaykham di Bac Ninh Gymnasium, Vietnam, Minggu (8/5/2022).

Amanda mendominasi, meski ia sempat terjatuh di ronde kedua. Namun, kickboxer 21 tahun itu berhasil mengambil alih permainan dan menakhlukkan Yoysaykham.

"Seneng sekali bisa memenangkan laga ini. Dari kemarin saya gugup karena ini pertama kali saya bertanding (di cabor kickboxing) dan langsung tampil di SEA Games," kata Amanda.

SEA Games Vietnam menjadi debut Amanda di kickboxing. Sebelumnya dara kelahiran Jakarta ini menggeluti beladiri wushu. Ia bahkan baru masuk pelatnas kickboxing pada awal tahun ini. Setelah sebelumnya ia meraih medali perak di PON Papua.

"Jadi awal tahun ini setelah PON, saya tiba-tiba diajak persiapan seleksi buat pelatnas kickboxing pada 10 Januari. Pas seleksi, puji Tuhan lolos," kata Amanda. "Seleksi berikutnya yang di TVRI juga lolos lagi. Mungkin memang rezekinya di kickboxing."

Amanda bukan satu-satunya atlet wushu yang beralih ke kickboxing untuk SEA Games Vietnam kali ini. Hal ini tentu menarik karena meski sama-sama beladiri, wushu dan kickboxing memiliki teknik yang berbeda. Cepatnya proses adaptasi menjadi bukti Amanda memiliki bakat.

"Kalau menurut saya lebih capek dan banyak PR-nya di wushu karena ada bantingan dan tangkapan. Kalau kickboxing tekniknya lebih tinju sama tendangan, jadi saya sudah memiliki basic-nya dan lebih enak di kickboxing," tambahnya.

Pada SEA Games Vietnam, kickboxing menargetkan minimal satu emas. Target ini lebih tinggi setelah pada edisi SEA Games sebelumnya di Manila, 2019 meraih dua medali perak.

Amanda berambisi memenuhi target tersebut. Ia akan tampil habis-habisan pada semifinal demi selangkah lebih dekat untuk meraih medali emas.

"Target kami semua harus membawa emas. Saya target pribadinya bisa medali emas agar membanggakan indonesia," kata Amanda lagi. "Namun kalau bisa naik podium saja itu puji Tuhan banget buat aku." 

Hanya saja, langkah manis Amanda belum mampu diikuti Brian Alfa Ferdinand Lawitan yang kalah 1-2 dari Rodnok Ophat (Thailand) di kelas full contact 67 kg putra. Begitu juga Abdul Muis yang kalah 0-3 dari wakil Negeri Gajah Putih Chaleamlap Santidongsakun dengan skor 0-3 di kelas 63,5 kg putra.

"Saya gagal meraih kemenangan karena terlalu meladeni permainan lawan," kata Abdul Muis yang tampil perdana di multi event SEA Games saat dimintai komentar tentang kekalahannya.

Tim Indonesia yang dipimpin Chef de Mission (CdM) Ferry Kono untuk SEA Games Vietnam berkuatan 499 atlet yang akan berpartisipasi di 32 cabor. Tim Indonesia ini juga mendapat dukungan dari official patners, seperti Wall’s dan Li-Ning, serta official media patner Merah Putih Media. ***