
DURI, GORIAU.COM - Ternyata kabut asap berdampak pada penjualan rokok di Provinsi Riau, khususnya Kota Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis. Masyarakat mulai enggan menghisap asap yang dihasilkan dari pembakaran sebatang rokok, karena asap alami sudah membuat sesak pernafasan.
Dampak menurunnya penjualan rokok sangat dirasakan sejumlah toko grosir barang harian di Kota Duri. Biasanya toko grosir barang harian sanggup menghabiskan 1 tim rokok dalam sehari, tapi kini menghabiskan 3 slop sehari sangat sulit.
"1 slop rokok isinya 10 bungkus. Sekarang penjualan rokok menurun. Biasanya kita menghabiskan 1 tim rokok itu sehari," ungkap Along salah satu toko grosir di Jalan Mawar kepada GoRiau.com, Senin (14/9/2015).
Sementara itu distributor perusahaan roko terbesar di Indonesia yang enggan disebut namanya, mengakui sejak kabut asap di Riau, penjualan rokok menurun tajam. Untuk 1 tim rokok biasanya isinya 100 slop, 1 slop berisi 10 bungkus rokok.
"Sehari kita bisa mengirim 10 tim rokok untuk satu kecamatan, tapi sekarang sehari menghabiskan 1 tim rokok sulit," tutupnya singkat menjelaskan.(ric)