
SIAK - Ketertiban dan keamanan serta upaya penegakan hukum di setiap wilayah Kecamatan menjadi harapan siapa saja, termasuk di wilayah Kabupaten Siak. Kecamatan Pusako dengan letak giografis yang jauh dari Kecamatan induk Sungai Apit, menjadikan Kecamatan Pusako sudah sangat layak dibentuk sebuah Polsek baru.
Hal itu disampaikan salah seorang siswa Sespimmen AKBP Sugeng saat memberikan masukan kepada Pemkab Siak dari hasil Kuliah Kerja Lapangan (KKL) yang dilakukan oleh Siswa Pimpinan Menegah (Sespimmen) Polri Dikreg ke 57 tahun 2017 di Kabupaten Siak beberapa waktu lalu.
"Usulan itu juga didukung dari data masyarakat yang melapor yang berkaitan dengan tindakan pencurian. Sangat layak Kecamatan Pusako ini memiliki Polsek defenitif," kata AKBP Sugeng kepada GoRiau.com beberapa waktu lalu.
Wakil Bupati Siak H. Alfedri saat dikonfirmasi, Selasa (19/09/2017) mengatakan terkait adanya masukan untuk Polres dan Pemkab Siak, dari salah seorang siswa perwira menengah polri, eksistensi dan keberadaan kantor polsek di Kecamatan Pusako direspon positif.
"Barang kali ini usulan yang bagus dan menjadi pertimbangan bagi pimpinan, jika dibutuhkan Pemkab Siak siap kerjasama dan mendukung pembangunan Polsek di Pusako. Tentunya usulan ini juga harus di dukung oleh Polres Siak," kata Alfedri.
"Insyallah saya bersama bapak Bupati H. Syamsuar sangat setuju. Polsek inikan dibentuk dalam rangka mendukung tugas-tugas kepolisian dalam menjaga wilayah agar tetap kondusif," katanya lagi menambahkan.
Keberadaan Polsek di Kecamatan termuda ini, sangat banyak manfaatnya antara lain dalam upaya penegakan hukum kemudian menjaga ketertipan, keamanan dan keadilan ditengah-tengah masyarakat. Daerah yang masyarakatnya bermata pencaharian berkebuh sawit juga sering mengeluh adanya pencurian buah sawit, tentu ini sangat menganggu Kamtibmas.
Masih kata Alfedri kecamatan pusako memiliki 8 desa, dan penduduknya berjumlah ± 6000 Jiwa, yang dimana masyarakatnya bermata pencaharian sebagai petani sawit. terdapat 5000 H, lahan sawit yang dibangun pemkab siak, bagi masyarakat miskin.
Saat ini Polsek pusako masih menumpang dengan Polsek Bunga Raya, dan Danramilnya gabung bersama kecamatan Sungai Apit. Dari segi pelayanan efektivitasnya kurang. "Sangat rawan tergadap tindakan kriminal, terutamam pencurian buah sawit yang dilakukan oleh ninja sawit. Masyarakatnya bayak yang melapor ke kita," terang alfedri.
Sementara itu Camat Pusako Andi Putra mengatakan sangat berharap di Kecamatan Pusako dibangun polsek defenitif, karena masyarakat sering mengadu kepadanya. Banyak pengaduan yang diterima dari warga tentang pencurian dan narkoba.
Saat ini polsek pusako masih diperbantu dengan polsek Bunga Raya, yang kantornya berada diseberang. Tentunya ini sangat menyulitkan bagi warga yang hendak berurusan dan melakukan pelaporan sebuah tindak kejahatan. ***