
BAGANSIAPIAPI - Anggota DPRD Rohil Jufrizan meminta agar anggota Satpol PP yang ditugaskan di Pujud untuk bisa melakukan penertiban terhadap anak-anak muda yang kerap balapan liar dan mojok di sekitar Masjid Raya Pujud.
“Kita kerap mendapat laporan dari masyarakat, di seputaran kompleks Masjid Raya Pujud itu dijadikan tempat pacaran anak muda. Tentu ini membuat risih dan resah masyarakat sekitar. Kami meminta kepada Satpol PP yang sudah ditugaskan di Pujud untuk melakukan penertiban, “kata anggota Komisi C ini kepada GoRiau.com. Senin (2/5/2016)
Selain kerap dijadikan tempat pacaran dan nongkrong kawula muda, kompleks Masjid Raya degan jaulr duanya itu juga kerap dijadikan balapan liar. Selain menganggu masyarakat sekitar, aktifitas itu juga menganggu masyarakat untuk melakukan ibadah.
Jufrizan berharap sekali-sekali diadakan razia oleh Satpol PP dengan mengandeng aparatur pemerintah setempat dengan dilindungi oleh tokoh masyarakat.
“Menurut saya, jika ingin melakukan perbuatan yang baik dan untuk kemaslahatan kita bersama, siapapun itu pasti setujulah,”kata anggota DPRD Rohil dapil Pujud ini.
Jufrizan juga mengkhawatirkan, nantinya terjadi tindak kejahatan yang bisa melebihi batas yang dilakukan oleh anak-anak muda tersebut. Dari awal hanya nongkrong bersama, balap liar bersama, lalu akan timbul tindak kejahatan lainnya, yang bisa merugikan masyarakat.
''Untuk antisipasi, wajar saja kita melakukan itu. Jika mereka nongkrongnya di tempat ramai dan terbuka, kita tidak mungkin melarang. Tapi ini di tempat gelap di wilayah jalur sunyi lagi, berpasangan pula tentu sudah tidak wajar lagi, tutup Jufrizan. (Adv/DPRD)