
PEKANBARU - Kandidat Walikota Pekanbaru H Jufri Zubir tetap menganjurkan seluruh timnya dan warga Kota Pekanbaru agar bisa menjalankan ibadah puasa di Bulan Ramadhan 1437 H. Hal ini semata-mata agar mendapatkan rahmat dan limpahan pahala dari Allah SWT. Karena limpahan pahala yang diberikan Allah SWT di Bulan Ramadhan ini sangat berlimpah dan berlipat-lipat.
"Itulah kelebihan di Bulan Ramadhan. Ganjaran atas perbuatan baik diberikan begitu banyaknya. Sangat disayangkan kalau umat di Kota Pekanbaru tidak maksimal memanfaatkannya dengan menjalankan berbagai kebaikan di atas dunia ini," ujar Jufri saat ditemui di sebuah masjid persis berada di belakang bangunan Mall Pekanbaru, Rabu (15/06) kemarin.
Selama dua hari di Kota Pekanbaru, pria sederhana ini selalu rutin mengajak seluruh anggota timnya tekun beribadah. "Saya selalu tekankan semua tim KAWAN KITA untuk serius menjalankan ibadah puasa. Tidak ada alasan untuk tidak berpuasa. Jika perlu tunaikan Salat lima waktu secara berjamaah. Banyak-banyak beramal. InsyaAllah di akhir Ramadhan, kita akan muncul sebagai pribadi yang jauh lebih baik," katanya lagi. Karena Ramadhan merupakan bulan 'mengasah' jiwa, 'mengasah' ketajaman pikiran dan kejernihan hati, sehingga dapat 'membakar' sifat-sifat tercela dan 'lemak-lemak dosa' yang ada dalam diri kita.
Dikatakannya lagi, dirinya selama ini tidak pernah memaksakan seseorang harus puasa atau Salat. "Kita beri mereka contoh. Tiba waktu Salat, saya berdiri dan langsung ke masjid. Awalnya cuma satu atau dua anggota tim ikut. Tapi sekarang, hampir sebagian besar mereka ikut Salat berjamaah, amin," ujarnya menambahkan. Dirinya berharap semua anggota tim saling mendoakan agar semua yang kita harapkan bisa tercapai dengan baik.
Menurut Jufri lagi, pemimpin yang baik bukanlah pemimpin yang pandai memerintah atau memaksakan kehendaknya. Tapi seorang pemimpin yang bisa memberi contoh yang baik dan memberikan tauladan kepada anggotanya. "Berikan contoh, Insyaallah yang baik bisa diterima dengan baik," katanya lagi.
Maknai Ramadan
Memasuki di 10 hari kedua di Bulan Ramadan, H Jufri Zubir meminta untuk terus menjaga iman dan taqwa. Karena di 10 hari kedua merupakan waktunya Maghfirah atau pengampunan. "Awal bulan Ramadhan adalah Rahmah, pertengahannya Maghfirah dan akhirnya Itqun Minan Nar (pembebasan dari api neraka). Nah, pada fase kedua atau fase 10 hari kedua Ramadhan inilah Allah membukakan pintu magfirah atau ampunan yang seluas-luasnya," ujar H Jufri lagi.
Karenanya Jangan sampai kita melewatkan hari-hari penuh ampunan yang telah dijanjikan oleh Allah SWT dengan sia-sia. Pada waktu-waktu inilah saat yang paling tepat untuk memperbanyak doa serta memohon ampunan kepada Allah SWT atas segala dosa-dosa yang telah kita lakukan di masa lalu agar diampuni dan dibebaskan dari hukuman.
"Perbanyaklah melakukan sholat malam, berdoa dan berdzikir karena pada 10 hari kedua Ramadhan ini merupakan kesempatan yang diberikan oleh Allah SWT untuk mengurangi dosa-dosa yang telah kita perbuat. Dengan memohon ampunan dengan tulus dan bersungguh-sungguh serta bertobat dari hati yang terdalam Insya Allah pasti mendapatkan ampunan-Nya," katanya lagi.rls