PEKANBARU, GORIAU.COM - Nasib 148 mahasiswa Riau yang berada di Mesir kini belum jelas. Mereka belum bisa pulang ke tanah air karena kondisi yang belum memungkinkan. 148 mahasiswa itu berasal dari beberapa kabupaten dan kota seluruh Riau.

''Kita tentu prihatin dengan kondisi mahasiswa kita di sana. Kita minta semua pihak baik Pemprov, Pemkab dan pemerintah pusat melalui Departemen Luar Negeri bisa menyelamatkan mereka secepatnya,'' ujar Ketua DPRD Riau Drs Johar Firdaus MSi menjawab wartawan di gedung DPRD Riau, Senin (26/8/2013).

''Selain pemerintah yang aktif, orang tua juga perlu pro aktif, tidak bisa diserahkan sepenuhnya kepada pemerintah,'' harapnya.

Sejauh ini, tambahnya, mahasiswa Riau yang ada di Mesir belum mengajukan permohonan untuk pulang. ''Selagi mahasiswa merasa masih bisa mengatasinya dan merasa tak ada masalah, tentu tak akan masalah, tapi jika ingin dipulangkan sebaiknya berkoordinasi dengan pemerintah baik Pemkab, Pemprov dan Deplu,'' sarannya. (rdi)