MELAKA, GORIAU.COM - Jelang tampil pada acara Festival Antar Bangsa Syngai Melaka 2014, Sabtu (24/5/2014) malam, Sanggar Bathin Galang asal Desa Bokor Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, Indonesia menyempatkan diri mengunjungi beberapa objek sejarah di Melaka, Malaysia.


Sabtu pagi itu, rombongan Sanggar Bathin Galang mengunjungi Perigi (Sumur, red) Hang Tuah. Kemudian Melanjutkan kunjungan dengan berziarah ke Makam Hang Kasturi salah seorang sahabat Hang Tuah. Kemudian diteruskan dengan berziarah ke Makam Hang Jebat.
Di sela-sela ziarah ini, Ketua Sanggar Bathin Galang Sopandi SSos, mengatakan mereka telah mengunjungi beberapa tempat sejarah yang ada di Kota Melaka Malaysia itu.
"Hari ini kita berkunjung ke makam beberapa hulubalang Melayu terbaik di Melaka ini, seperti Makam Hang Kasturi dan Hang Jebat ini," kata Sopandi.
Kemudian ketika ditanya tentang pelajaran yang bisa diambil dari ziarah ini disampaikan Sopandi pula, khusus Hang Jebat sesuai sejarah adalah tipikal orang yang setia kawan. Dilanjutkan Sopandi, Hang Jebat rela menjadi pemberontak dan menentang raja setelah beredar kabar bahwa Raja menghukum mati Hang Tuah yang waktu itu dituduh melakukan kejahatan.
"Dia (Hang Jebat, red) rela memberontak dan melawan raja karena menilai raja telah menghukum sahabatnya (Hang Tuah, red) tanpa menyelidiki tuduhan atas Hang Tuah itu. Walau akhirnya dia terbunuh oleh Hang Tuah sendiri, tapi sifat setia kawannya patut kita contohi di zaman sekarang ini," kata Sopandi.
Pantauan GoRiau.com di Makam Hang Jebat ini, rombongan dari Meranti Riau ini juga menggelar doa bersama untuk dihadiahkan ke hulu balang Melaka yang terbunuh di tangan Hang Tuah itu.(zal)