PEKANBARU – Meningkatnya angka kejahatan di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil menjadi perhatian serius berbagai pihak, termasuk anggota Komisi I DPRD Riau, Sumardany Zirnata.

Menurutnya, situasi ekonomi yang sedang tidak baik-baik saja berdampak pada terbatasnya peredaran uang di masyarakat, sehingga berpotensi memicu peningkatan tindak kriminalitas. Karena itu, ia mengingatkan pentingnya kewaspadaan bersama menjelang bulan suci Ramadan.

“Masyarakat harus lebih waspada. Jangan memberi kesempatan kepada pelaku kejahatan. Jaga barang-barang kita masing-masing dan saling peduli terhadap lingkungan sekitar,” ujar politisi Demokrat tersebut, Rabu (11/2/2026).

Sumardany menegaskan, peran aktif masyarakat menjadi kunci utama dalam mencegah terjadinya tindak kriminal. Kepedulian antarwarga dan pengawasan lingkungan yang ketat dinilai mampu mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan.

Selain itu, ia juga meminta aparat penegak hukum, khususnya jajaran kepolisian di wilayah Provinsi Riau, untuk meningkatkan intensitas patroli, terutama menjelang Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri.

Menurutnya, momentum Ramadan merupakan waktu di mana masyarakat membutuhkan rasa aman dan ketenangan dalam menjalankan ibadah. Karena itu, pengamanan harus diperkuat hingga ke tingkat lingkungan terkecil.

“Kita minta aparat meningkatkan patroli sampai ke tingkat RW. Jangan sampai menjelang Ramadan dan Idul Fitri justru kejahatan merajalela. Masyarakat ingin beribadah dengan tenang,” tegasnya.

Ia meyakini sinergi antara masyarakat dan aparat penegak hukum akan mampu menekan angka kriminalitas. Dengan kerja sama dan pengawasan yang lebih optimal, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban di Riau tetap kondusif selama Ramadan hingga perayaan Idul Fitri. ***