
TEMBILAHAN- Seorang guru berusia 53 tahun menjadi korban penjambretan, Minggu (3/12/2017) saat ia berjalan kaki di Jalan Datuk Bandar Tembilahan.
Kejadian tersebut berawal ketika ia berjalan kaki di TKP, saat itu tiba-tiba smartphone miliknya berdering, ia pun menjawab panggilan dari seseorang di telpon selularnya itu.
Saat asyik berbicara, tanpa sadar seorang laki-laki yang menggunakan sepeda motor berwarna putih mendekat ke arahnya dan langsung menarik smartphone miliknya itu.
Tak ingin tinggal diam, ia pun mencoba mengejar pelaku, namun karena berjalan kaki ditambah suasana jalan yang sepi membuat ia kehilangan jejak sang pelaku.
Tak rela smartphone miliknya berpindah tangan ke orang lain, ia pun melaporkan kejadian itu ke Mapolres Inhil.
Setelah mendapat laporan itu, Kasat Reskrim lalu memerintahkan Tim Harat Unit Opsnal Sat Reskrim Polres Inhil untuk melakukan penyelidikan.
Dari hasil pendalaman terhadap kejadian tersebut, didapat informasi bahwa pelaku diduga adalah tersangka Sy alias Ij.
''Tersangka kemudian dapat ditangkap Tim Harat, saat berada di Jalan Datuk Bandar Tembilahan. Saat ini, tersangka bersama barang bukti berupa 1 unit HP merk Xiaomi Note 5 warna hitam dan 1 unit sepeda motor merk Yamaha Mio Soul BM 6986 GS warna putih, diamankan di Mapolres Inhil untuk pengusutan lebih lanjut,'' jelas Kasat Reskrim Polres Inhil, AKP Arry Prasetyo.(ayu)