
TEMBILAHAN, GORIAU.COM - Di Kelurahan Sungai Salak, Kecamatan Tempuling, uang receh atau uang logam pecahan mulai pecahan Rp 100 hingga Rp 1000 diketahui tak lagi laku di warung dan toko.
Seperti yang diungkapkan salah satu warga di Kelurahan Sungai Salak bahwa dirinya suka kesal setiap berbelanja menggunakan uang receh, karena sebagian besar warung tidak menerima uang yang dibawanya itu.
''Saya bingung kalau belanja pakai uang receh di sini, pemilik warung tidak mau terima,'' kata Jumaidah kepada GoRiau.com
Senada dengan Jumaidah, warga lainnya bernama Ida mengatakan bahwa memang susah membelanjakan uang receh di Sungai Salak, karena pemilik warung umumnya tidak mau menerima.
''Ketika saya belanja pakai uang receh pemilik warung tidak terima, alasan mereka karena susah nyimpannya. Tapi tidak semua, masih ada beberapa yang menerima,'' ujar Ida menjelaskan.(ayu)