PEKANBARU - Di tahun politik seperti saat ini, persaingan antar partai maupun calon legislatif (Caleg) sangat ketat. Setiap partai memiliki target suara dan sasarannya masing-masing. Salah satu sasarannya yaitu generasi milenial.

Demikian disampaikan oleh politisi muda dari Partai Amanat Nasional (PAN), Irvan Herman dalam acara diskusi The Millenial Manifesto Riau, pada Senin (18/3/2019) malam.

Ia juga mengatakan, bahwa setiap partai sangat membutuhkan suara maupun dukungan dari generasi milenial.

"Sebanyak 51 persen pemilih itu generasi milenial. Kita butuh regenerasi, makanya anak-anak muda ini sangat diperlukan untuk semua partai, termasuk juga PAN," kata Irvan usai menghadiri acara diskusi The Millenial Manifesto di Warkop 45, Jalan Arifin Ahmad, Kota Pekanbaru, Riau, Senin malam.

Ads
Irvan juga tak menampik bahwa saat ini, banyak partai-partai lain yang giat promosi di kalangan generasi milenial. Baik itu di media sosial, maupun dengsn cara-cara lain.

"Dari sekian banyak partai itu, PAN juga ikut mewarnai. Setiap anak muda ini pasti punya kriteria dan pilihannya masing-masing," jelasnya lagi.

Di tempat yang sama, Wasekjen DPP PAN, Faldo Maldini mengatakan, bahwa salah satu strategi partai berlambang matahari putih ini dalam menggaet perhatian generasi milenial adalah dengan mengadakan diskusi yang terbuka.

"Kalau di PAN, langsung saja bikin acara yang tidak ada jarak. Kita tidak ada batasan, karena anak muda tidak cukup hanya dikasih teori tapi butuh pembuktian," jelas politisi kelahiran 1990 ini.

Untuk diketahui, diskusi The Millenial Manifesto Riau ini juga dihadiri oleh Barisan Muda (BM) PAN dan mahasiswa. ***