PEKANBARU, GORIAU.COM - Perihal wacana kedatangan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) ke Provinsi Riau, sejauh ini persiapan penyambutan dan keamanan telah dipersiapkan. Direncanakan Jokowi akan 'blusukan' atau mengecek embung-embung (tempat penampungan air, red) yang ada di Provinsi Riau.


Agenda tersebut merupakan versi dari Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau Edwar Sanger ketika ditemui GoRiau.com, Rabu (7/10/2015).


"Sampai sejauh ini belum ada info pembatalan. Kami masih menunggu informasi selanjutnya terkait kedatangan Presiden RI. Direncanakan beliau akan meninjau embung-embung," ungkapnya di Posko Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Riau.


Lanjut Edwar, Pembuatan embung-embung akan dimanfaatkan untuk perendaman (rewetting) tanah gambut. Salah satunya dengan merendam lahan gambut agar tidak kering dan mudah terbakar. Dengan ketersediaan air di sekitar lahan gambut, maka apabila terjadi kebakaran mesin pompa air langsung bisa bekerja memadamkan titik api dengan cepat.


Sambungnya, persiapan segala hal yang berkaitan dengan kedatangan orang nomor satu di Indonesia tersebut telah dipersiapkan sebaik mungkin. "Tadi kami baru saja berkoordinasi dengan Pasukan Pengamanan Presiden atau (Paspampres)," jelasnya.


Dirinya mengaku belum mengetahui kejelasan kedatangan Jokowi akan menempuh jalur apa untuk sampai ke Riau. Menurutnya, penerbangan dan perjalanan seorang Presiden memiki standar keamanan.


"Presiden kan VVIP, tidak sembarangan bisa diterbangkan, setidaknya jarak pandang harus 5.000 meter. Seandainya menempuh jalur darat pun tidak boleh lebih dari tiga jam perjalanan," jelasnya lagi.


Sejauh ini belum ada kepastian baik kedatangan maupun pembatalan rencana Presiden ke Riau. Namun persiapan tetap dilakukan. Karena kedatangan dan agenda Presiden ke Riau banyak versi.


Ada yang seperti tetap pada rencana awal dulu dengan melakukan peninjauan ke Rimbo Panjang, Kampar, Riau. Kemudian ada juga yang menyebutkan Presiden hanya sampai pada perbatasan Riau-Jambi yakni Kecamatan Kemuning.***